Belajar Kosakata dan Etika Saat Makan

Mom Sisil dan Reika

Awalnya Mom Sisil tidak tertarik dengan Kodomo Challenge yang lewat di timeline Instagram. Lama-kelamaan, karena sering kali muncul akhirnya Mom membuka, follow, dan mendaftar Digital Free Trial Kodomo Challenge.

Saat melihat mainan edukasi Kodomo Challenge, Si Kecil langsung tertarik. Mom Sisil juga langsung jatuh cinta dan seperti menemukan sesuatu yang sudah lama dicarinya. Tanpa menunggu lama, Mom Sisil pun segera membeli paket edukasi Kodomo Challenge.

Bagi Mom Sisil, Kodomo Challenge mempunyai banyak kelebihan.

Pertama, kualitas mainan dan desainnya bagus. Keamanan dan kenyamanan anak usia dini dalam menggunakannya sangat terjamin.

Mom Sisil

Kedua, produk Kodomo Challenge terdiri dari multiplatform; video, buku, dan mainan terintegrasi. Anak dapat memilih yang ingin digunakan secara bergantian.

Ketiga, cakupan paket menyeluruh sesuai perkembangan anak. Paket secara tidak langsung meningkatkan kemampuan bahasa, fisik motorik, ilmu alam, dan logika. Yang paling penting, menurut Mom Sisil, Kodomo Challenge memudahkan anak belajar interaksi sosial yang baik.

Paket 2

Anak tunggal dari Mom Sisil, Reika pun sangat menyukai boneka Shimajiro. Boneka tersebut dijadikan teman berinteraksi. Selain itu, Si Kecil sangat suka dengan mainan Set Koki Bersuara. Dia jadi suka ikut ke dapur membantu Mom saat memasak. Akibatnya, bonding dapat terjadi di setiap waktu. Saat bermain, nonton video, hingga memasak di dapur.

Setelah mengenal Kodomo Challenge, kemampuan berbahasa Reika sangat pesat. Interaksi dengan orang di sekeliling juga sangat bagus. Begitu pula dengan etika. Semula Reika sering kali turun dari kursinya ketika makanannya belum habis. Sejak membaca buku dan menonton video tentang etika makan, hal tersebut tidak lagi dilakukannya.

Dengan perkembangannya yang terlihat pesar, Mom Sisil ingin terus mengoptimalkan kemampuan Si Kecil di rumah terlebih dahulu bersama Kodomo Challenge.