Program Edukasi Anak Penunjang Sekolah

Mom Venny dan Kei

*Boneka tidak masuk dalam paket

Ketika pertama kali ditawari paket Kodomo Challenge, Mom Venny sempat ragu. Mom merasa paket ini akan sama dengan mainan lain. Sebentar saja digunakan, Kei sang anak, akan merasa bosan dan ditinggalkan. Namun, Mom Venny tetap mencoba Paket Edukasi Kodomo Challenge ini.

Ternyata keraguannya tidak terbukti. Kei sangat antusias dengan mainan barunya. Apalagi, Kodomo Challenge sendiri disesuaikan dengan tahapan usia anak. Mom Venny menyebutkan bahwa Kodomo Challenger berbeda. Di sini tidak hanya koginitif Si Kecil yang ditingkatkan. Namun, etika, aturan sosial, dan kebiasaan juga diterapkan.

Caranya unik, sehingga Si Kecil tidak merasa bahwa dia sedang belajar. Materi edukasi disampaikan dengan permainan, lagu, dan lain-lain sehingga mudah diserap.

Paket 3

Misalnya saja, pada Kodomo Challenge paket set roti lapis yang menjadi favorit Kei. Di sini anak belajar bentuk dan warna secara tidak sadar. Sambil bermain peran makan roti lapis segitiga, Kei berkata, “ Roti lapis segitiga ini enak ya!” Hal tersebut sesuai dengan kalimat yang ada di buku atau DVD.

Kodomo Challenge dapat dimainkan bersama dengan orang tua atau anggota keluarga lain sehingga meningkatkan bonding. Saat ingin sendiri, Kei juga dapat memainkan perannya sendiri.

Menurut Mom Venny, paket Kodomo Challenge juga membantu persiapan Kei sekolah.
Meski baru memasuki pertengahan semester, Kei yang kini sudah mulai sekolah mendapat apresiasi positif dari gurunya. Kei dinilai sangat cepat beradaptasi dan menerima instruksi-instruksi yang diberikan.