Edisi Mei 2021

Ubah Edisi Paket
Kodomo Challenge
Guide for Parents

Parent's Guide

Usia 2-3 tahun adalah masa-masa penuh penjelajahan.

Saat ini, Si Kecil tampak sangat aktif dan ingin melakukan segala sesuatu sendiri. Perilaku ini muncul seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangannya: Si Kecil mengalami lompatan bahasa, semakin banyak kosakata yang ia kuasai. Selain itu, kemampuan intelektualnya pun meningkat, hal-hal yang dapat dilakukannya bertambah, dan dunianya semakin luas.

Manfaatkan dengan baik kesempatan ini.

Bersama Kodomo Challenge Playgroup, maksimalkan tumbuh kembang Si Kecil dan nikmati setiap momennya. Berikan ruang untuk penjelajahan, termasuk juga kesempatan pada Si Kecil untuk mencoba sesuatu sendiri.

Di edisi Mei ini, Si Kecil akan berfokus pada 4 kegiatan utama:

- Menumbuhkan rasa peduli kepada adik atau anak yang lebih kecil melalui permainan peran menggunakan Set Peralatan Merawat Bayi bersama boneka Hana.
- Melatih kemampuan motorik Si Kecil melalui cara menyenangkan dengan Set Peralatan Merawat Bayi.
- Meningkatkan kosakata Si Kecil dengan mengenal nama-nama jenis serangga, serta mengetahui ciri-cirinya.
- Menumbuhkan kebiasaan baik dengan memperkenalkan aturan saat di kereta.

*Temukan panduan dan informasi lebih lanjut di buletin Parent’s Guide.

Tema Pembelajaran

Tema Belajar Kodomo Challenge

Komentar Ahli

Usia 2 tahun akhir adalah masa saat ruang gerak anak semakin luas, semakin banyak orang yang ia temui. Inilah saat yang tepat untuk mulai menumbuhkembangkan dasar-dasar kemampuan bersosialisasi anak. Misalnya, mengenalkan tiga kata ajaib: maaf, terima kasih, dan tolong.
Selain itu rasa peduli dan empati anak terhadap sekitarnya mulai bisa dikembangkan. Apalagi jika telah memiliki adik baru atau berinteraksi dengan teman sebayanya.
Seiring pertambahan usia, anak sudah bisa ikut pergi ke ruang-ruang publik bersama orang tua. Anak sudah mulai bisa diberi pengertian tentang bagaimana etika ketika berada di tempat umum. Misalnya di pusat perbelanjaan, di jalan, di angkutan umum, dan sebagainya. Tentu saja, semua itu dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Orang tua juga perlu konsisten mencontohkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dr. Sofia Hartati, M.Si

Dr. Sofia Hartati, M.Si

Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD Indonesia