Guide for Parents

Parent's Guide

Minat belajar adalah daya penggerak Si Kecil saat belajar di jenjang yang lebih tinggi.

Tidak terasa begitu pesatnya pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil. Si Kecil tidak lagi sama dengan dirinya yang kemarin. Tantangan yang dihadapinya pun tidak lah sama. Banyak anak di usia ini yang mulai bersekolah sebagai persiapan sebelum mereka masuk jenjang Sekolah Dasar. Yang perlu dipastikan adalah Si Kecil menyenangi kegiatan belajar. Tumbuhnya minat belajar berkaitan dengan rasa ingin tahu, motivasi, ketahanan diri, dan kepercayaan diri yang diperlukan Si Kecil saat ia belajar di jenjang yang lebih tinggi.

Di Kodomo Challenge HOP, menumbuhkan minat adalah yang utama.

Membaca, menulis, dan berhitung mungkin adalah tiga kemampuan utama yang ingin dikembangkan di usia ini. Di Kodomo Challenge, ketiganya diperkenalkan dengan menumbuhkan minat Si Kecil terlebih dahulu. Setelah minatnya tumbuh, ia akan mencari tahu sendiri dan semuanya akan menjadi lebih mudah.

Jagalah dengan baik periode ini.

Bersama Kodomo Challenge, persiapkan Si Kecil menjadi seorang pembelajar ulung.

Di edisi Juni ini, Si Kecil akan berfokus pada 5 kegiatan berikut:

- Menumbuhkan rasa ingin tahu dan minat pada pengetahuan alam dengan mengamati biji-bijian, serta membandingkan perbedaan di antara mereka.
- Memperbanyak kosakata dengan mengenal berbagai jenis biji.
- Meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan mau menerima kekalahan saat bermain bersama teman sebaya.
- Melatih kemampuan mengingat dan berkonsentrasi dengan permainan kartu Memory Game.
- Melatih kemampuan motorik halus melalui aktivitas buka-tutup.

*Temukan panduan dan informasi lebih lanjut di buletin Parent’s Guide.

Tema Pembelajaran

Tema Belajar Kodomo Challenge

Komentar Ahli

Mengingat merupakan salah satu aspek dari kemampuan kognitif. Sejak lahir anak sudah dibekali potensi untuk mengingat. Sejalan dengan bertambahnya usia, kemampuan mengingat anak juga semakin berkembang. Pada dasarnya memorize (mengingat) terjadi secara alami sebagai proses dari aktivitas sehari-hari. Walau demikian, kemampuan mengingat perlu distimulasi sejak dini melalui kegiatan bermain dengan media permainan yang sesuai dan menarik minat anak.
Melalui permainan yang mengasah daya ingat, kemampuan mengingat anak akan terlatih dan akan menjadi bekal untuk menguasai kemampuan berpikir selanjutnya. Dengan ingatan yang kuat, anak juga akan lebih mudah menerima dan mengolah pengetahuan saat ia memasuki dunia sekolah.
Dr. Sofia Hartati, M.Si

Dr. Sofia Hartati, M.Si

Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD Indonesia