Language Development

Bagaimana Cara Storytelling yang Terbaik untuk Anak?

Bagaimana Cara Storytelling yang Terbaik untuk Anak?

Bagikan Artikel ini

19

Kapan waktu terbaik membacakan cerita untuk anak?

Tidak ada jawaban paling benar untuk pertanyaan ini. Bisa mulai bacakan cerita pada bayi saat menidurkan bayi, atau saat anak mulai menunjuk-nunjuk, walau belum mulai bicara tapi bisa dipilihkan cerita yang banyak memunculkan gambar yang familiar bagi anak. Anak biasanya paling suka buku bergambar yang menampilkan gambar makanan maupun binatang dan kendaraan.

Saat pemahaman anak akan bahasa makin mendalam dan mulai timbul keinginan untuk berbicara, sebaiknya berikan buku bergambar yang bisa memberikan keseruan ritme dan bunyi. Saat anak mulai bisa memahami alur cerita, direkomendasikan juga untuk mulai memperkenalkan buku bergambar yang memiliki alur cerita yang sedikit lebih kompleks.

Bagaimana cara membacakan cerita yang baik?

Kesempatan membacakan cerita keras-keras mungkin belum pernah dialami Mom & Dad hingga si Kecil lahir, ya. Pasti tidak sedikit yang kebingungan karena merasa tidak bisa menjiwai karakter dan tak memiliki suara sekaya ahli sulih suara di film animasi. Akan tetapi, jago-tidaknya membacakan cerita sebenarnya tak ada hubungannya. Yang penting adalah Mom & Dad membacakan cerita dengan santai dan sambil dinikmati saja. Tak sekadar membaca kata-kata yang tertulis, sebaiknya sambil juga mengomentari gambar seperti “petualangannya seru, ya” atau “wah, ini sepertinya enak, ya”, dan sebagainya. Kecepatan pengucapan kata pun sebaiknya lebih lambat ketimbang saat berbicara normal. Ayo ciptakan waktu berharga bagi anak, pada halaman yang kata-katanya sedikit sekalipun sebaiknya tidak buru-buru dan sediakan waktu bagi anak untuk menikmati ilustrasinya.

Berikut buku bergambar yang direkomendasikan untuk anak yang sudah mulai bicara.

Karena daya ingat dan kemampuan kognitif anak juga mulai berkembang, anak pun menikmati menebak alur cerita: rasa senang saat tebakannya benar, juga rasa kaget saat alur tak terduga. Direkomendasikan buku bergambar dengan cerita yang alurnya berulang beberapa kali sebelum akhir yang tak terduga, seperti “Lobak yang Besar” atau “Tiga Anak Babi”.

Pada masa ini minat anak pun meluas. Anak akan menirukan tokoh utama cerita, dan senang akan kemiripan dalam cerita dengan kehidupannya sehari-hari. Seiring melihat benda yang dikenal maupun kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari muncul juga dalam buku cerita, kemampuan bahasa maupun perasaan anak akan tumbuh dan berkembang.

-------------------------------------------------------------------------------------------

Bagaimana, Moms & Dads?

Membacakan cerita bukan hanya demi pertumbuhan kemampuan bahasa, tapi juga merupakan pengalaman penting untuk pertumbuhan kejiwaan anak. Akan tetapi, banyak Moms & Dads yang mengeluh tak punya waktu untuk memilihkan dan membacakan buku cerita. Dalam paket Kodomo Challenge, kami sudah memilihkan buku cerita yang sesuai dengan perkembangan dan minat anak. Tak hanya sekadar cerita, tapi buku bergambar tersebut juga menyajikan fitur pop-up di mana anak dapat menyentuh dan menggerakkan sendiri, mencoba berbagai hal. Disajikan sedemikian rupa hingga pengalaman buku bergambar dapat dinikmati secara menyeluruh, berkat keterkaitan tema dengan video maupun mainan edukasi. Selamat mencoba!

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan
Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua dan Anak akan Mendorong Perkembangan Bahasa Language Development

Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua dan Anak akan Mendorong Perkembangan Bahasa

Perbedaan tingkat perkembangan kemampuan bahasa dan wicara anak usia 1-3 tahun bisa sangat besar, sehingga banyak orang tua yang khawatir anaknya “lambat bicara” atau ”kemampuan bahasanya rendah” dan sebagainya.

2012

Kebiasaan Anak Mengoceh dan Mengapa Orang Tua Tidak Perlu Khawatir! Language Development

Kebiasaan Anak Mengoceh dan Mengapa Orang Tua Tidak Perlu Khawatir!

Di periode babbling, jika anak mengoceh sembari melihat langsung ke wajah orang tua, dan anak bereaksi pada saat orang tua memanggil, berarti tidak perlu khawatir!

1148

Hubungan Antara Menunjuk dan Kemampuan Wicara dan Bagaimana Jika Anak Saya Jarang Menunjuk? Language Development

Hubungan Antara Menunjuk dan Kemampuan Wicara dan Bagaimana Jika Anak Saya Jarang Menunjuk?

Menunjuk merupakan gerakan yang dilakukan anak terhadap benda yang menarik perhatiannya atau yang diinginkannya, sehingga memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh-kembang anak.

2875

Kalimat Dua Kata Itu yang Seperti Apa? Mulai Usia Berapa? Language Development

Kalimat Dua Kata Itu yang Seperti Apa? Mulai Usia Berapa?

Di usia sekitar 1 tahun, si kecil seharusnya mulai mengucapkan kata pertama, seperti “mama” atau “ayah”. Ia juga akan mulai menirukan berbagai kata yang diucapkan oleh orang-orang di sekitarnya.

3288