Kecakapan Hidup

Perhatikan, Ini Tips dan Trik Melatih Anak Toilet Training

Perhatikan, Ini Tips dan Trik Melatih Anak Toilet Training

Bagikan Artikel ini

26

Toilet training merupakan salah satu cara mengajarkan keterampilan yang  harus dimiliki anak. Hal ini berkaitan dengan kemandirian dan kepercayaan dirinya ketika masa usia prasekolah.

Bukan sekadar mengajarkan anak cara ke toilet hingga lepas dari diapers, toilet training berhubungan dengan tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Hal ini dikemukakan oleh Rachel Calista FD Hersa, M.Psi Psikolog dalam webinar Kodomo Challenge yang bertema Tips dan Trik Melatih Anak Toilet Training, 30 Januari 2021.

Menurut  Rachel Calista, toilet training adalah cara untuk melatih anak agar dapat mengontrol Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil )BAK) secara mandiri pada tempatnya di toilet.

Jadi, toilet training yang dimaksud di sini tidak hanya sekadar membuat anak memberitahu saat buka diapers. Moms and Dads harus mengajarinya secara lengkap. Mulai dari masuk ke toilet hingga apa saja yng harus dilakukan di alamnya hingga anak mandiri dan melakukannya dengan benar.

Tips Melatih Anak Toilet Training

Lebih lanjut, Rachel Calista yang tidak hanya sekadar psikolog, tetapi juga sudah berpengalaman dengan anaknya sendiri mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam toilet training. Hal tersebut mulai anak dilatih hingga keberhasilan.

  1. Waktu untuk Toilet Training

Setiap anak mempunyai pertumbuhan dan perkembangan berbeda-beda. Moms and Dads tidak boleh berpatokan kepada anak lain.

Namun, kapan sebaiknya toilet training sudah diberikan? Kisaran waktunya antara usia 1,5 sampai 3 tahun. Anak mugkin bisa diajarkan dengan cepat saat usia 1 tahun, tetapi lainnya menjelang usia 3 tahun. Hal ini akan Moms and Dads ketahui dari uraian selanjutnya.

  1. Pertumbuhan dan Perkembangan

Pertumbuhan dan perkembangan sudah terjadi sejak bayi masih dalam kandungan.

Mengutip dari Sigmund Freud, pertumbuhan dan perkembangan yang harus sudah dilewati sebelum anak toilet training adalah oral dan anal.

Oral mencakup perasaan senang anak sejak dilahirkan, seperti senang saat makan dan tidur. Dari sini, jika suda terpenuhi, maka akan anak tumbuh penuh harapan dan motivasi. Sehingga rangtua tinggal mengarahkan saja.

Termasuk dalam periode oral adalah perkembangan bahasa, di mana anak sudah dapat mengucapkann beberapa kata yang sering didengar. Selain itu, dia juga sudah memahami beberapa perintah sederhana. Akan sulit, melatih kebiasaan baik jika anak belum memahami benar bagian ini.

Sementara itu, fase anal terkait dengan perkembangan fisik yang dijelaskan dalam poin kesiapan fisik, mental, dan psikologis.

  1. Kesiapan Fisik

Kesiapan fisik mencakup, kemampuan motorik berjongkok dan berdiri, membuka celana sendiri, dan seterusnya.

  1. Kesiapan Mental

Yang termasuk kebiasaan mental ini adalah kemandirian dan rasa malu. Ini sudah dipersiapkan di masa sebelumnya. Jadi, toilet traning tidak langsung mengajarkan anak masuk toilet. Mereka sudah tahu bagaimana rasa malu jika masih BAK dan BAB di celana atau sembarang tempat. Selain itu, anak juga sudah memahami kapan waktunya akan melakukan hal tersebut.

  1. Kesiapan Psikologis

Anak balita adalah peniru. Mereka ingin melakukan segala hal yang dilihatnya dari orang dewasa. Ingin makan sendiri meski berantakan, menulis seperti ayah dan ibu, dan seterusnya.

Jika buah hati Mom and Dads sudah dalam masa ini, berarti sudah siap secara psikologis untuk toilet training. Manfaatkan masa keingintahuan anak dengan baik.

  1. Mengetahui Metode Toilet Training

Ada dua metode yang bisa dilakukan bersama-sama dalam melatih anak BAB dan BAK di toilet.

Pertama, teknik lisan yang biasanya berupa instruksi. Di sini sebagai orang tua Moms and Dads dapat menjelaskan ciri-ciri BAB ketika anak sakit perut, misalnya. Kemudian memintanya untuk membuka celana seperti yang diajarkan, dan seterusnya.

Kedua, teknik modeling. Sesuai dengan periode anak yang menirukan orang di sekitarnya, tehnik instruksi harus dibarengi dengan modeling. Jika diperlukan, Moms and Dads memberikan contoh ke toilet training agar anak dapat meniru.

Secara lengkap, selain menjelaskan tips and trik toilet training, Rachel juga menyebutkan fasilitas yang digunakan untuk hal tersebut.

Yang unik, selain persyaratan di toilet untuk anak, paket Kodomo Challenge menjadi bagiannya.


Menurut Rachel, paket toilet training yang merupakan paket pertama Kodomo Challenge sangat lengkap. Di dalamnya, Moms and Dad dibantu untuk menstimulasi perkembangan bahasa, kognitif, sosialisasi, dan tata karma.

Lainnya, khusus untuk training , peralatan dilengkapi dengan bunyi yang sesuai. Anak diperkenalkan bunyi saat di BAK dan BAB, sehingga dia tahu sudah melakukannya atau belum.

Keren ya, Moms and Dads? Bagi yang ingin tahu lebih lanjut tentang paket Kodomo Challenge, silakan melihat di halaman website ini, ya!

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan
Ketahui Tanda-tanda Si Kecil Sudah Siap Diberikan Toilet Training Kecakapan Hidup

Ketahui Tanda-tanda Si Kecil Sudah Siap Diberikan Toilet Training

Banyak Moms and Dads yang terkadang bingung mengenai kapan waktu yang tepat memberikan toilet training pada anak.

557

Tips dan Trik untuk Mempermudah Si Kecil Lulus Toilet Training Kecakapan Hidup

Tips dan Trik untuk Mempermudah Si Kecil Lulus Toilet Training

Si Kecil dapat dikatakan lulus atau menyelesaikan toilet training ketika ia sudah mampu mengenali sinyal dari tubuhnya untuk buang air, lalu pergi ke toilet dan melakukan proses buang airnya secara mandiri.

512

Tips Mengajarkan Etika dan Aturan ke Toilet pada Anak Kecakapan Hidup

Tips Mengajarkan Etika dan Aturan ke Toilet pada Anak

Selama ini, pernahkah membawa Si Kecil ke toilet umum, tapi Si Kecil main-main air di wastafel, atau langsung duduk pada dudukan toilet yang kotor? Tentu kita yang melihatnya jadi risih dan khawatir, ya.

454

Melatih Kemandirian Si Kecil Sejak Dini Kecakapan Hidup

Melatih Kemandirian Si Kecil Sejak Dini

Moms & Dads, kemandirian merupakan karakter yang perlu dimiliki oleh setiap orang, apalagi menghadapi tantangan masa depan yang kian kompleks. Mereka yang mandiri, tentu akan lebih percaya diri dan mampu membuat keputusan.

504