Kecakapan Hidup

Tips Mengajarkan Etika dan Aturan ke Toilet pada Anak

Tips Mengajarkan Etika dan Aturan ke Toilet pada Anak

Bagikan Artikel ini

421

oleh: Gracia Stephanie, M. Psi, Psikolog

Selama ini, pernahkah membawa Si Kecil ke toilet umum, tapi Si Kecil main-main air di wastafel, atau langsung duduk pada dudukan toilet yang kotor? Tentu kita yang melihatnya jadi risih dan khawatir, ya.

Bicara mengenai toilet training, memang tidak lepas dari pengajaran akan etika dan aturan ke toilet. Hal ini tidak hanya membuat Si Kecil paham aturan sosial yang ada di masyarakat, tapi juga menjaganya dari berbagai kuman dan bakteri yang banyak terdapat pada toilet umum.

Mengutip dr. Atika dari Klik Dokter, ada banyak bakteri yang beredar di toilet umum, seperti pada permukaan dalam dan luar pintu toilet umum, wastafel, tuas keran air, kenop, dudukan toilet, tombol atau tuas flush toilet, termasuk lantainya. Maka dari itu, sangat penting mengajarkan etika dan aturan ke toilet pada anak sejak dini.

Yuk, simak apa saja yang perlu kita ajarkan pada Si Kecil:

  1. Mengenali tanda pada pintu masuk toilet.

    Ajarkan pada Si Kecil lewat gambar, mengenai simbol-simbol yang biasanya melambangkan gambar laki-laki dan perempuan. Anak usia 3 tahun umumnya sudah mampu mengidentifikasi dirinya sebagai laki-laki atau perempuan, sehingga ketika ia mengenali simbol tersebut, ia paham harus pergi ke bagian toilet yang mana. Bila ia perlu ke bagian toilet yang berbeda dengan jenis kelaminnya, perlu dijelaskan juga ya Moms and Dads, bahwa orang tua yang menemani memiliki jenis kelamin yang berbeda dengannya. Sedangkan umumnya anak usia kecil yang masih perlu ditemani,  diperbolehkan ikut masuk ke dalam toilet meski tidak sesuai jenis kelaminnya.

  2. Memilih toilet yang bersih.

    Hal ini juga dapat diajarkan lewat gambar, dan minta Si Kecil memilih gambar toilet mana yang lebih bersih. Orang tua dapat menambahkan gambar bakteri di berbagai permukaan yang telah dijabarkan di atas, agar anak mampu memvisualisasikan toilet mana yang lebih bersih. Pengajaran ini penting agar anak mampu meminimalisir diri terpapar dari bakteri.

  3. Mengantre.

    Memang terkesan sederhana ya Moms and Dads, tapi ini perlu dibiasakan sejak kecil. Hal ini bisa diajarkan lewat cerita atau diskusi. Si Kecil perlu memahami bahwa orang lain juga memiliki kebutuhan yang sama dengannya sehingga perlu untuk mengantre.

  4. Menggunakan tissue untuk mengangkat/membersihkan dudukan toilet.

    Karena ada banyak bakteri pada permukaan dudukan toilet, gagang pintu, tuas keran air, tombol/ gagang flush, maka biasakan Si Kecil untuk membersihkannya terlebih dahulu dengan disinfectant. Kemudian lap permukaan dudukan toilet dengan tissue kering sebelum mendudukinya. Jika ia butuh untuk menaikkan dudukan toilet, maka biasakan pula untuk menurunkannya agar orang lain dapat langsung menggunakannya. Cara terbaik mengajarkan hal ini adalah dengan melatihnya sejak dari rumah dan menjadikannya sebuah kebiasaan. Biasakan untuk memegang permukaan benda lain dengan tissue ya, Moms and Dads, agar terhindar dari bakteri.

  5. Membersihkan toilet setelah memakainya.

    Setelah selesai memakai toilet, ajarkan pula Si Kecil untuk membersihkan yakni menggunakan tombol/gagang flush. Moms and Dads dapat menjelaskan bahwa jika tidak disiram, maka akan muncul bau tidak sedap yang dapat menggangu orang lain yang menggunakan, selain itu hal tersebut membuat toilet menjadi kotor.

  6. Mencuci tangan dengan bersih setelah ke toilet.

    Setelah Si Kecil bersentuhan dengan banyak permukaan yang mungkin mengandung bakteri, maka ia perlu untuk membersihkan kembali tangannya selama 20-30 detik di air mengalir. Moms and Dads dapat mendiskusikan lewat gambar, apa yang akan terjadi bila tangan yang kotor tersebut memegang makanan atau benda lain. Tahapan dalam mencuci tangan dapat diajarkan melalui lagu maupun gambar per tahapannya.

  7. Tidak bermain di dalam area toilet.

    Moms and Dads bisa berdiskusi dengan anak di mana area bermain yang seharusnya, misalnya dengan memberikan beberapa pilihan gambar tempat lain dengan perosotan atau ayunan. Kemudian menjelaskan bahwa toilet seharusnya dipakai hanya untuk kepentingan buang air saja dan dihindari bermain karena kotor. Si Kecil juga perlu diinfokan untuk tidak mengintip ke bilik orang lain, karena ketika buang air biasanya area privat akan terbuka dan dapat menyebabkan rasa malu pada orang lain. Kesempatan tersebut juga dapat digunakan untuk mengajarkan anak pentingnya mengetahui batasan bagian tubuh mana yang boleh dilihat/dipegang orang lain, serta yang tidak.

Moms and Dads bisa menggunakan berbagai cara kreatif lainnya dalam menjelaskan si kecil. Namun pastikan bahwa cara tersebut cukup konkret baginya sehingga mudah dipahami. Misalnya dengan mencoba langsung, menggunakan gambar, atau menggunakan role play dengan berbagai boneka dan alat peraga lainnya. Selamat mencoba, Moms and Dads!

 

Referensi:

  • Marotz, L. R. & Allen, K. E. (2013). Developmental Profiles: Pre-Birththrough Adolescence (7th ed.). Canada: Cengage Learning.
  • Anastasia, T. (2019). Ini Penyakit Menular yang Bisa Ditularkan dari Dudukan Toilet Umum. Diakses dari https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3635281/ini-penyakit-menular-yang-bisa-ditularkan-dari-dudukan-toilet-umum
  • Hayati, D. (2020). Proses Penerapan Etika Bertoilet pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 316-325. DOI:  https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.334.

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan
Ketahui Tanda-tanda Si Kecil Sudah Siap Diberikan Toilet Training Kecakapan Hidup

Ketahui Tanda-tanda Si Kecil Sudah Siap Diberikan Toilet Training

Banyak Moms and Dads yang terkadang bingung mengenai kapan waktu yang tepat memberikan toilet training pada anak.

494

Tips dan Trik untuk Mempermudah Si Kecil Lulus Toilet Training Kecakapan Hidup

Tips dan Trik untuk Mempermudah Si Kecil Lulus Toilet Training

Si Kecil dapat dikatakan lulus atau menyelesaikan toilet training ketika ia sudah mampu mengenali sinyal dari tubuhnya untuk buang air, lalu pergi ke toilet dan melakukan proses buang airnya secara mandiri.

451

Melatih Kemandirian Si Kecil Sejak Dini Kecakapan Hidup

Melatih Kemandirian Si Kecil Sejak Dini

Moms & Dads, kemandirian merupakan karakter yang perlu dimiliki oleh setiap orang, apalagi menghadapi tantangan masa depan yang kian kompleks. Mereka yang mandiri, tentu akan lebih percaya diri dan mampu membuat keputusan.

444