Kecakapan Hidup

Ketahui Tanda-tanda Si Kecil Sudah Siap Diberikan Toilet Training

Ketahui Tanda-tanda Si Kecil Sudah Siap Diberikan Toilet Training

Bagikan Artikel ini

494

oleh Nikita Yudharani, M.Psi., Psikolog

Banyak Moms and Dads yang terkadang bingung mengenai kapan waktu yang tepat memberikan toilet training pada anak. Muncul pertanyaan, "Sejak umur berapa ya sebaiknya anak sudah diberikan toilet training?" atau "Anak saya sudah umur dua tahun tapi masih belum bisa lepas popok, bagaimana ya?" Umumnya, keterampilan anak untuk toilet training berkembang lebih baik pada usia 18-24 bulan, meski demikian sebagian Moms and Dads bisa saja baru melatih Si Kecil menggunakan toilet pada usia 2,5-4 tahun.

Pada dasarnya setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda, sehingga usia tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan anak siap menjalani toilet training. Yuk, kali ini kita akan membahas apa saja yang perlu Moms and Dads ketahui mengenai kesiapan anak untuk diberikan toilet training, berikut beberapa tanda-tandanya:

  1. Popok Si Kecil dalam kondisi kering 1-2 jam dan bangun tidur tanpa mengompol.

  2. Waktu Si Kecil ingin BAB dan BAK mulai dapat diprediksi. Misalnya, di pagi hari setelah bangun tidur, setelah makan, atau waktu lainnya.

  3. Si Kecil sudah mulai mampu melepas dan memakai celana sendiri.

  4. Si Kecil mulai mengerti perubahan rasa di dalam tubuhnya, kemudian menghentikan aktivitasnya dan menjauh dari orang lain ketika ingin BAB atau BAK.

  5. Menunjukkan ekspresi ketika sedang menahan BAB atau BAK.

  6. Si Kecil mulai memahami kosakata sederhana seperti, “pipis” dan “pup” serta mampu mengkomunikasikannnya kepada Moms and Dads.

  7. Si Kecil mulai terlihat tidak nyaman ketika popoknya basah atau kotor, kemudian meminta untuk mengganti popoknya.

  8. Si Kecil mulai lebih nyaman memakai celana dalam dibandingkan menggunakan popok.

  9. Ketika Moms and Dads ke kamar mandi, Si Kecil terlihat tertarik dan ingin mencoba duduk di toilet.

Dari tanda-tanda tersebut, bisa saja Si Kecil dinilai sudah cukup siap untuk diberikan toilet training, namun perlu diperhatikan juga bahwa setiap anak perlu proses atau waktu yang berbeda-beda dalam memulai dan menyelesaikan toilet training. Biasanya, anak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan kebiasaan dalam kesehariannya. Untuk itu, sebelum mulai, Moms and Dads dapat membantu Si Kecil dengan mengenalkan terlebih dahulu aktivitas toilet training.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu Si Kecil beradaptasi ketika akan memulai toilet training:

  1. Pastikan Si Kecil merasa aman dan nyaman ketika masuk ke dalam toilet.

    Misalnya, suasana toilet yang terang, bersih, tidak licin, dan sirkulasi udaranya baik (tidak berbau) dapat menjadi faktor anak merasa lebih aman dan nyaman saat di toilet. Jika diperlukan, Si Kecil boleh membawa mainan atau buku yang ia senangi. Ketika anak sudah merasa aman dan nyaman, akan lebih mudah Moms and Dads untuk memulai memberikan toilet training.

  2. Persiapkan peralatan toilet yang akan digunakan anak saat toilet training.

    Misalnya, pispot atau potty chair yang disesuaikan dengan postur tubuh Si Kecil dan memiliki gambar atau warna yang menarik baginya. Pastikan dudukan toilet juga memiliki ukuran yang pas bagi Si Kecil. Selain itu, kemudahan Si Kecil untuk menjangkau tissue atau sabun juga perlu dipertimbangkan agar anak menjadi lebih mudah melakukan kegiatan toilet training.

  3. Mengenalkan bentuk toilet dan fungsinya.

    Moms and Dads bisa ajak Si Kecil untuk melihat bentuk dan bagian dari toilet, sambil menjelaskan masing-masing fungsinya. Misalnya, menunjukkan tempat duduknya, alat penyiramnya, dan tombol untuk menyiram toiletnya yang digunakan setelah selesai dipakai.

  4. Memberikan contoh ketika menggunakan toilet.

    Si Kecil lebih mudah belajar menggunakan toilet, ketika ia melihat langsung apa yang sedang dilakukan oleh Moms and Dads. Ia menjadi lebih terbiasa untuk mencoba menggunakan toilet karena sudah pernah melihat orang tuanya menggunakannya.

  5. Pastikan Moms and Dads juga sudah siap untuk memberikan Si Kecil toilet training.

    Proses ini bisa jadi tidak berjalan dengan singkat. Beberapa kali dapat saja menemui keberhasilan atau kegagalan. Orang tua harus menyediakan waktu untuk secara rutin mengajak anak ke toilet dan mendampinginya selama BAB atau BAK. Oleh karena itu, kesiapan orangtua juga menjadi hal yang perlu diperhatikan saat awal ingin memberikan toilet training pada anak.

Seperti yang disampaikan di poin nomor 5 tentang memberikan contoh ketika menggunakan toilet, Moms and  Dads juga bisa memperlihatkan tokoh kesayangan Si Kecil ketika menggunakan toilet, lho. Nah, saat ini Kodomo Challenge menghadirkan Seri Edukasi Kodomo Challenge Aku Bisa: Yuk, Ke Toilet! yang ditujukan untuk membantu Moms and Dads dalam melatih Si Kecil ke toilet sendiri.

Melalui paket edukasi ini, Si Kecil bisa bermain dengan buku toilet yang bisa berbicara. Dilengkapi dengan boneka Shimajiro, agar Si Kecil bisa meniru apa yang dilakukan tokoh kesayangannya. Secara tidak langsung, Si Kecil mulai belajar toilet training, mulai dari tata cara ke toilet hingga etika saat berada di dalam toilet.

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan
Tips dan Trik untuk Mempermudah Si Kecil Lulus Toilet Training Kecakapan Hidup

Tips dan Trik untuk Mempermudah Si Kecil Lulus Toilet Training

Si Kecil dapat dikatakan lulus atau menyelesaikan toilet training ketika ia sudah mampu mengenali sinyal dari tubuhnya untuk buang air, lalu pergi ke toilet dan melakukan proses buang airnya secara mandiri.

451

Tips Mengajarkan Etika dan Aturan ke Toilet pada Anak Kecakapan Hidup

Tips Mengajarkan Etika dan Aturan ke Toilet pada Anak

Selama ini, pernahkah membawa Si Kecil ke toilet umum, tapi Si Kecil main-main air di wastafel, atau langsung duduk pada dudukan toilet yang kotor? Tentu kita yang melihatnya jadi risih dan khawatir, ya.

420

Melatih Kemandirian Si Kecil Sejak Dini Kecakapan Hidup

Melatih Kemandirian Si Kecil Sejak Dini

Moms & Dads, kemandirian merupakan karakter yang perlu dimiliki oleh setiap orang, apalagi menghadapi tantangan masa depan yang kian kompleks. Mereka yang mandiri, tentu akan lebih percaya diri dan mampu membuat keputusan.

444