Language Development

Mengajarkan Huruf dan Angka pada Anak: Kapan Saat yang Tepat dan Bagaimana Caranya ya?

03 August 2020

Mengajarkan Huruf dan Angka pada Anak:  Kapan Saat yang Tepat dan Bagaimana Caranya ya?

Bagikan Artikel ini

415

Moms and Dads, saat anak sudah mulai berbicara, memahami, dan mengenal banyak hal di usia dini, Tentunya kita sebagai orangtua ingin memberikan tantangan yang lebih menarik ya dalam menstimulasi perkembangan kognitifnya. Salah satunya adalah dengan mulai mengenalkan huruf dan angka. Mengenal huruf dan angka merupakan tahapan awal sebelum anak mulai belajar membaca dan berhitung. Kemampuan-kemampuan tersebut merupakan dasar yang perlu dikuasai anak  sebelum  melanjutkan sekolah di jenjang berikutnya yaitu Sekolah Dasar (SD). Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Moms and Dads sebelum mulai mengajarkan anak mengenal huruf dan angka. Kira-kira apa saja ya?

Tahapan perkembangan anak dan kesiapannya

Perkembangan literasi dan Matematika dimulai saat anak memasuki tahapan perkembangan Early Childhood (2-6 tahun). Memasuki usia 3-4 tahun, anak sudah mulai bisa melihat adanya perbedaan dan kesamaan dari berbagai hal atau benda. Hal ini menjadi dasar untuknya memahami makna dari suatu kata. Anak di tahapan usia ini sudah dapat mengenal suatu kata sebagai "simbol" namun belum dapat mengerti bahwa fungsi "simbol" tersebut adalah sebagai tulisan. Hal ini dipahami anak berdasarkan pengalamannya berinteraksi dengan orang atau objek di sekitarnya. Misalnya saat melihat tulisan "PIZZA", maka Ia akan "membaca" tulisan itu adalah pizza karena memiliki ingatan dan familiar dengan pengalaman melihat tulisan tersebut. Hal yang penting untuk diketahui, semakin sering anak mendapatkan pengalaman mengenai hal ini, maka akan semakin baik perkembangan bahasa dan literasi mereka, serta kemudian berkembang juga kemampuan membacanya.

Begitu juga halnya dengan pengenalan angka, di usia 3-4 tahun anak sudah dapat memahami ukuran (banyak dan sedikit) dan makna dari setiap angka. Ia juga dan mulai dapat berhitung sesuai urutan yang tepat setidaknya hingga 10 dan memahami konsep bahwa saat menghitung suatu benda, angka terakhir yang disebut merupakan jumlah dari keseluruhan benda. Hal ini juga menunjukkan bahwa saat anak sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai jumlah, urutan, ukuran, dan sebagainya, maka Ia sudah siap untuk dikenalkan angka dan konsep yang berkaitan dengan hal ini. Melihat kesiapan anak seperti yang sudah dijelaskan tadi, Moms and Dads dapat mencoba untuk mulai mengenalkan huruf dan angka,

Bagaimana cara mengenalkan huruf dan angka  pada anak?

Melihat penjelasan sebelumnya mengenai kapan anak telah siap dikenalkan huruf dan angka, memberikan pengalaman sebanyak mungkin yang berkaitan dengan huruf dan angka akan membantu kemampuan anak berkembang lebih baik. Bagaimanapun, Moms and Dads juga perlu menumbuhkan ketertarikan anak untuk mulai belajar. Jangan terlalu terburu-buru untuk mengenalkan ya Moms and Dads. Jika anak belum memiliki ketertarikan, maka tentunya proses belajar akan menjadi tidak efektif.

Penting untuk Moms and Dads ingat, di tahapan early childhood, proses belajar anak akan efektif apabila diberikan melalui cara bermain dan tentunya menyenangkan. Jangan sampai karena Moms and Dads melihat anak sudah siap, cara yang diterapkan menjadi tidak menyenangkan ya bagi anak. Karena hal ini bisa saja akan membuat anak menjadi tidak tertarik lagi untuk belajar dan menghambat keberhasilan anak.

Saat anak sudah mulai menunjukkan ketertarikan dan kesiapannya dalam hal belajar huruf dan angka, Moms and Dads bisa menerapkan cara-cara seperti di bawah ini:

  1. Memfasilitasi anak dengan benda-benda menarik. Misalnya seperti puzzle bentuk huruf/angka, poster huruf/angka yang berwarna warni, dan sebagainya.
  2. Mengenalkan huruf dan angka melalui lagu-lagu untuk mempermudah anak menghafalnya.
  3. Mengajarkan anak secara bertahap. Misalnya mengenalkan 10 huruf dan angka terlebih dahulu sampai anak konsisten mengenal huruf dan angka tersebut. Kemudian mengenalkan huruf dan angka berikutnya.
  4. Memberikan kegiatan mencocokkan, misalnya mencocokkan huruf/angka dengan warna yang sama, menghitung benda dengan warna yang sama, dan sebagainya.
  5. Sering membacakan buku cerita dan mengenalkan kosakata sederhana kemudian, mencoba mengenalkan huruf melalui kosakata tersebut.
  6. Menghitung mainan atau benda di sekitarnya dan kemudian moms and Dads mengenalkan angka dari jumlah benda tersebut. Misalnya saat mainannya ada 5 buah, tunjukkan angka 5 pada anak.
  7. Kegiatan mengenal huruf dan angka juga dapat digabung dengan kegiatan motorik halus seperti menghubungkan titik-titik yang membentuk suatu huruf atau angka, mewarnai, menempel, dan sebagainya.
  8. Memperbanyak pengalaman mengenal huruf dan angka seperti bermain tebak-tebakan huruf/angka saat melihat billboard di pinggir jalan, nomor rumah, dan sebagainya.

Gimana Moms and Dads? sudah siapkah kita sebagai orangtua untuk mulai mengenalkan huruf dan angka ke anak? cara-cara seperti di atas tentunya mudah ya diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari. Ajarkan anak dengan konsisten dan jangan lupa ya untuk selalu mengapresiasi anak saat Ia berhasil mencapai sesuatu, agar ke depannya Ia semakin semangat untuk belajar lagi.

Kodomo Challenge Bermain Bersama Hatenanda

Yuk lihat paketnya

Bermain Bersama Hatenanda

30 - 42 Bulan

Selengkapnya

Bagikan Artikel ini

Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua dan Anak akan Mendorong Perkembangan Bahasa Language Development

Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua dan Anak akan Mendorong Perkembangan Bahasa

Perbedaan tingkat perkembangan kemampuan bahasa dan wicara anak usia 1-3 tahun bisa sangat besar, sehingga banyak orang tua yang khawatir anaknya “lambat bicara” atau ”kemampuan bahasanya rendah” dan sebagainya.

394

Kebiasaan Anak Mengoceh dan Mengapa Orang Tua Tidak Perlu Khawatir! Language Development

Kebiasaan Anak Mengoceh dan Mengapa Orang Tua Tidak Perlu Khawatir!

Di periode babbling, jika anak mengoceh sembari melihat langsung ke wajah orang tua, dan anak bereaksi pada saat orang tua memanggil, berarti tidak perlu khawatir!

183

Hubungan Antara Menunjuk dan Kemampuan Wicara dan Bagaimana Jika Anak Saya Jarang Menunjuk? Language Development

Hubungan Antara Menunjuk dan Kemampuan Wicara dan Bagaimana Jika Anak Saya Jarang Menunjuk?

Menunjuk merupakan gerakan yang dilakukan anak terhadap benda yang menarik perhatiannya atau yang diinginkannya, sehingga memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh-kembang anak.

212

Kalimat Dua Kata Itu yang Seperti Apa? Mulai Usia Berapa? Language Development

Kalimat Dua Kata Itu yang Seperti Apa? Mulai Usia Berapa?

Di usia sekitar 1 tahun, si kecil seharusnya mulai mengucapkan kata pertama, seperti “mama” atau “ayah”. Ia juga akan mulai menirukan berbagai kata yang diucapkan oleh orang-orang di sekitarnya.

236