Language Development

Anak sudah Berusia Dua Tahun, Dapat Memahami Perkataan Orangtua tapi Belum juga Mulai Berbicara. Aduh, Ada Apa Ya?

03 August 2020

Anak sudah Berusia Dua Tahun, Dapat Memahami Perkataan Orangtua tapi Belum juga Mulai Berbicara. Aduh, Ada Apa Ya?

Bagikan Artikel ini

556

Si Kecil sudah berusia dua tahun tapi belum juga bicara. Apakah ini speech delay? Apakah ada keterlambatan perkembangan? Biasanya pertanyaan ini yang sering muncul dan Moms & Dads khawatirkan. Pada dasarnya pertumbuhan anak usia dua tahun itu sangat beragam, tergantung dari lingkungan keluarga maupun sifat si anak sendiri.

Yang utama adalah sebagai orangtua memberikan kesempatan dan terus mendukung perkembangan bahasa anak. Apa saja ya kira-kira tips yang bisa dilakukan oleh Moms & Dads di rumah? Yuk kita bahas satu per satu ya.

  1. Pastikan anak memberikan perhatian kepada Moms & Dads ketika diajak berkomunikasi dan berinteraksi.

    Kontak mata, seperti menatap mata Moms & Dads, saat diajak bicara menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan. Kemudian, respon Si Kecil ketika dipanggil, seperti menoleh atau menghampiri, juga merupakan hal lain yang penting. Hal tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Si Kecil aware dan memberikan perhatian terhadap suara atau panggilan terhadap dirinya. Jika Si Kecil tidak memberikan perhatian dan tidak memberikan respon terhadap komunikasi yang diberikan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak atau psikolog klinis anak untuk memastikan perkembangan fisik dan psikis Si Kecil.

  2. Berikan respon segera setelah Si Kecil berusaha untuk menjalin komunikasi.

    Jika Si Kecil sudah berusaha untuk menyampaikan idenya, meskipun pengucapannya belum sempurna, tidak apa. Usahakan untuk orangtua menanggapi sambil mengulang kembali kata kata yang yang dimaksud. Jika ia terbiasa mendengar kata dengan pengucapan yang benar, ia menjadi belajar untuk tahu dan paham seperti apa bunyi dari kata yang ia maksud. Dengan memberikan respon secara cepat, juga memperkuat usaha dan keinginan Si Kecil agar tetap bersemangat untuk berbicara. Pemahaman bahasa itu tumbuh alami seiring banyaknya pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Moms & Dads harus menyadari pentingnya menanamkan keinginan mengekspresikan diri sebelum mengajari anak untuk menambah kosa katanya.

  3. Perbanyak kesempatan untuk Si Kecil berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

    Di zaman sekarang, hampir sebagian besar Moms & Dads menghabiskan waktunya untuk bekerja. Pengasuh yang paling mudah diakses dan murah, yang membantu saat Moms & Dads bekerja adalah gadget. Waktu si Kecil untuk menonton televisi atau menggunakan smartphone juga bertambah. Hal tersebut yang seringkali membatasi kesempatan Si Kecil untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Jika Si Kecil terus berada dalam lingkungan seperti itu, maka kesempatan untuk mengekspresikan dirinya dengan berkata-kata pun berkurang. Kemampuan bahasanya pun cenderung tak berkembang. Yuk Moms & Dads sediakan waktunya untuk berkomunikasi dengan anak setiap hari. Jadilah partner komunikasi yang menyenangkan bagi Si Kecil.

  4. Perkembangan motorik yang terstimulasi dengan baik, menunjang perkembangan bahasa Si Kecil.

    Anak usia 2-3 tahun sangat senang bermain. Aktivitas bermain juga dapat menstimulasi perkembangan motorik anak. Jika perkembangan motorik berkembang baik, maka hal tersebut dapat menunjang kemampuan berbahasa pada Si Kecil. Nah, sekarang waktunya nih mengajak anak bermain, seperti melompat, berlari, mengajak anak ikut membuat adonan kue, atau hal menyenangkan lainnya. Bahkan, bernyanyi sambil menari juga dapat dilakukan sebagai bentuk stimulasi motorik dan perkembangan bahasa loh Moms & Dads. Ternyata banyak sekali ya cara yang menyenangkan agar Si Kecil dapat terstimulasi dengan baik.

  5. Melibatkan Si Kecil dalam kegiatan bersama dengan teman sebaya.

    Dengan terlibat aktivitas bersama dengan teman sebaya, Si Kecil terstimulasi untuk dapat berinteraksi dan berkomunikasi sesuai dengan perkembangan bahasa anak seusianya. Kecenderungan ketika Si Kecil berinteraksi dengan orang dewasa, adalah mereka selalu dapat dipahami ketika belum sempat menyampaikan idenya secara verbal. Si Kecil menjadi tidak terstimulasi dengan maksimal. Saat dengan teman sebaya, Si Kecil perlahan belajar untuk dapat mengemukakan idenya, karena teman sebaya cenderung tidak dapat memahami jika anak tidak aktif menyampaikan idenya.

  6. Fokus pada satu bahasa.

    Coba ingat-ingat yuk, selama ini apakah Moms & Dads menggunakan beberapa bahasa ketika mengajak bicara Si Kecil, misalnya menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia? Atau nenek-kakek, yang menggunakan bahasa daerah juga ketika berkomunikasi dengan cucunya? Nah, ini juga bisa menjadi salah satu faktor yang dapat menghambat perkembangan bahasa pada Si Kecil. Ia menjadi bingung saat menyampaikan idenya secara verbal karena ia memproses beberapa kosakata dari beberapa bahasa yang ia terima. Untuk itu, sebaiknya Moms & Dads fokus satu bahasa dahulu yuk, agar dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Si Kecil.

Supervised by Nikita Yudharani M.Psi, Psikolog Anak dari Mentari Anakku

-------------------------------------------------------------------------------------------

Bagaimana, Moms & Dads?

Pengalaman bermain yang seimbang dan sesuai perkembangan anak, serta komunikasi yang interaktif antara orang tua dan anak, sangat penting bagi perkembangan bahasa anak. Kodomo Challenge telah mempersiapkan berbagai materi edukatif yang menyenangkan khusus bagi Moms & Dads yang sibuk. Selamat menyongsong hari-hari menyenangkan, menikmati celoteh lucu si kecil di tengah masa bermain yang seru.

Referensi:

https://www.dcu.ie/sites/default/files/edc/pdf/sensorimotor_briefing_paper_educationaldisadvantagecentredcu2016_1.pdf

Santrock, John .W. 2011. Child Development Thirteenth Edition. New York ; Mc Graw Hill.

Kodomo Challenge Bermain Peran: Toko Roti Lapis

Yuk lihat paketnya

Bermain Peran: Toko Roti Lapis

24 - 36 Bulan

Selengkapnya

Bagikan Artikel ini

Digital Free Trial Kit

Akses ke Ruang Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Daftar Sekarang
Ini 5 Jenis Permainan Anak yang Harus Diperhatikan untuk Tumbuh Kembang Optimal Ide Permainan

Ini 5 Jenis Permainan Anak yang Harus Diperhatikan untuk Tumbuh Kembang Optimal

Moms and Dads, bermain adalah dunia anak-anak. Hampir seluruh waktu bangunnya dilakukan untuk hal tersebut. Namun, kegiatan main bukan sekadar bersenang-senang, lho!

149

Ini Dia 5 Manfaat Mengenali Tahapan Perkembangan Pada Anak Usia Dini Perawatan Anak

Ini Dia 5 Manfaat Mengenali Tahapan Perkembangan Pada Anak Usia Dini

Moms and Dads, siapa sih yang tidak mau anaknya bertumbuh dan berkembang secara optimal? Anak pintar, orang tua sering menyebutnya. Banyak aspek yang harus diperhatikan agar anak menjadi demikian, seperti motorik, sosial emosional, kognitif, dan bahasa.

314

Si Kecil Belum Jelas Mengucapkan Kata? Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Untuk Melatih Perkembangan Bicara Anak Language Development

Si Kecil Belum Jelas Mengucapkan Kata? Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Untuk Melatih Perkembangan Bicara Anak

Kemampuan komunikasi dan bicara anak, ternyata sangat perlu distimulasi sejak dini untuk meningkat kepercayaan diri Si Kecil ke depannya. Seperti yang dijelaskan oleh Alia Mufida M. Psi, Psikolog dari Mentari Anakku dalam sebuah webinar parenting online yang diadakan Kodomo Challenge, bahwa kemampuan bahasa termasuk aspek penting yang harus dikembangkan secara optimal.

143

Tayang Perdana di Indonesia, Shimajiro Movie Siap Menghibur Si Kecil Selama #DiRumahAja Berita Terbaru

Tayang Perdana di Indonesia, Shimajiro Movie Siap Menghibur Si Kecil Selama #DiRumahAja

Menemani Si Kecil selama #DiRumahAja Kodomo Challenge menghadirkan Shimajiro Movie yang siap menghibur dan memberikan petualangan bawah laut Shimajiro bersama teman-temannya di film Shimajiro dan Nyanyian Paus yang tayang perdana secara online di Indonesia melalui Loket Live, pada tanggal 24, 25, 31 Oktober, dan 1, 7, 8 November.

145