Tumbuh Kembang Anak

Begini Cara Ajarkan Anak Menggambar dan Mewarnai

Begini Cara Ajarkan Anak Menggambar dan Mewarnai

Bagikan Artikel ini

19314

Merangsang kecerdasan anak bisa dilakukan dengan beragam cara, salah satunya adalah melalui kegiatan menggambar dan mewarnai. Biasanya si kecil menyukai kegiatan ini, hingga ia tidak akan merasa terpaksa untuk melakukannya. Belajar mewarnai juga bisa membuat si kecil jadi lebih kreatif. Anak akan lebih bebas menuangkan beragam imajinasi yang ada di kepalanya melalui coretan gambar beragam warna. Agar imajinasi si kecil semakin berkembang, ketika si kecil mewarnai jangan terlalu diberikan pengarahan. Seperti, daun itu harus hijau. Atau langit harus biru. Karena bisa jadi, dalam imajinasi mereka, warna-warna daun dan langit tidak seperti warna daun dan langit yang kita lihat sehari-hari.

Belajar mewarnai gambar juga bisa membantu si kecil mengungkapkan ekspresi dan perasaannya. Melalui gambar dan warna, Moms dan Dads bisa mencari tahu hal apa yang saat ini sedang dirasakannya. Biasanya, anak kecil akan menyukai warna-warna terang untuk mewarnai gambar. Namun apabila si kecil cenderung menggunakan warna gelap ketika mewarnai, bisa jadi hal ini menandakan perasaannya yang sedang sedih atau tertekan.

Belajar mewarnai bisa melatih anak lebih berkonsentrasi. Ketika sedang menyelesaikan gambar dan mewarnai, si kecil akan lebih fokus menyelesaikan kegiatannya. Ia akan terlatih untuk tidak mudah terganggu meskipun lingkungan di sekitarnya ribut dan tidak kondusif. Kemampuan ini kelak akan berguna ketika si kecil mulai bersekolah. Meskipun teman-teman di kelasnya ramai, si kecil tidak akan terganggu dan tetap fokus dengan pelajaran yang diikutinya.

Belajar mewarnai bukan hanya bisa melatih kemampuan kognitif anak, tapi juga bisa menstimulasi kemampuan motoriknya. Dengan mewarnai, kinerja otot tangan anak akan lebih terlatih. Selain itu, kegiatan ini juga membantu anak belajar menggenggam sehingga memudahkannya untuk belajar menulis di kemudian hari.

Nah, belajar mewarnai memang mempunyai beragam manfaat untuk si kecil, lalu bagaimana cara yang tepat mengajarkan anak untuk mewarnai? Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Moms dan Dads tempuh!

 

Peralatan yang Menarik

Agar si kecil lebih semangat belajar warna, sebaiknya Moms dan Dads memilih peralatan gambar yang menarik. Akan lebih baik jika Moms dan Dads melibatkan si kecil untuk memilih sendiri buku gambar, pensil warna, atau krayon saat berada di toko. Dengan begitu, si kecil akan semakin bersemangat ketika diajak untuk belajar mewarnai gambar. Pilih juga alat gambar yang tepat usia, seperti non-toxic crayon untuk anak usia dini atau pensil warna dengan grip segitiga agar kemampuan menulisnya semakin terasah.

 

Kenalkan Gambar Sederhana

Untuk melatih kemampuan si kecil menggambar dan mewarnai, Moms dan Dads bisa mengajarkanya konsep gambar sederhana terlebih dahulu. Misalnya dengan mengajarkannya membentuk gambar kotak, lingkaran, dan segitiga. Moms dan Dads bisa membimbing tangan si kecil untuk menggambar bersama, baru kemudian memintanya untuk menggambar sendiri. Namun jangan memarahi si kecil jika gambar yang dibuatnya masih berantakan. Sebaliknya, selalu motivasi si kecil agar ia tertantang untuk membuat gambar dengan lebih baik lagi.

 

Ajarkan Warna Melalui Lingkungan Sekitar

Kemampuan imajinasi si kecil akan berbagai hal terkadang membuatnya senang mengaplikasikan beragam warna pada gambar yang dibuatnya. Hal ini sebenarnya tidak salah, namun Moms dan Dads bisa juga terkadang mengarahkan si kecil untuk belajar mewarnai sesuai dengan alam sekitarnya supaya warna yang diberikan bisa lebih sesuai dengan objek yang digambarnya.

Agar proses belajar warna ini lebih mudah, Moms dan Dads bisa mengajarkan warna pada si kecil melalui benda-benda yang ada di sekitar rumah. Misalnya, dengan memberi tahu si kecil jika bunga di pekarangan rumah memiliki warna merah, kucing peliharaan tetangga memiliki warna putih, hingga mengajarkan jika langit siang punya warna biru cerah.

 

Biarkan Anak Berkreasi

Hal terakhir yang bisa Moms dan Dads lakukan untuk mengajarkan si kecil menggambar dan mewarnai adalah dengan membiarkannya berkreasi sesuai dengan imajinasinya. Meskipun terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memberi warna pada gambar, namun tidak ada batasan dalam sebuah seni. Karena itu, biarkan si kecil memberi warna objek pada kertas gambarnya sesuai dengan apa yang ada dalam imajinasinya untuk membuatnya lebih kreatif.

 

Nah, itu tadi beberapa manfaat serta tips mengajak si kecil belajar mewarnai gambar yang bisa Moms dan Dads coba di rumah. Menggambar dan mewarnai punya manfaat yang sangat baik untuk tumbuh kembang dan kecerdasan si kecil ya.

 

Tentunya selain buku bergambar, si kecil perlu didukung pula oleh materi edukasi lainnya  Moms and Dads, seperti tontonan yang menyenangkan namun juga edukatif ataupun materi lainnya. Kodomo Challenge selalu memberikan materi edukasi lengkap untuk si kecil, bukan hanya buku, namun juga mainan interaktif yang sangat edukatif yang bisa dilakukan di rumah.

Sebagai orang tua kita harus mendukung kreativitas si kecil agar tumbuh cerdas ya Moms dan Dads.

 

 

Image source: http://www.pinsdaddy.com

Supervised by: Rumah Dandelion

Bagikan Artikel ini

Digital Free Trial Kit

Akses ke Ruang Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Daftar Sekarang

Rumah Dandelion

Agstreid

Agstried Elisabeth M.Psi.

Agstried Elisabeth M.Psi., Psikolog

Agstried adalah salah satu co-founder Rumah Dandelion. Sebagai seorang psikolog pendidikan, Agstried memiliki minat yang besar terhadap pola pengasuhan pada usia dini dan kaitannya terhadap keberhasilan anak di kehidupan. Pengalaman di bidang pendidikan usia dini sebagai psikolog asosiat di beberapa sekolah internasional, ditambah pengalaman mengajar sebagai dosen membuat Agstried menyadari pentingnya pola pengasuhan di awal kehidupan dewasa, sehingga ia semakin ingin terjun ke bidang pendidikan anak usia dini. Agstried berfokus pada isu-isu kematangan sekolah dan kaitannya dengan berbagai isu perilaku di sekolah

Binky

Binky Paramitha I., M.Psi.

Binky Paramitha I., M.Psi., Psikolog

Binky adalah seorang Psikolog Pendidikan yang menyelesaikan masa studinya di Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi. Ia merupakan salah satu co-founder Rumah Dandelion. Selain itu, Binky juga seorang istri dan ibu dari dua anak. Dunia pendidikan dan anak-anak adalah dua dunia yang sangat ia cintai. Baginya, pendidikan adalah hal penting dan perlu dialami oleh setiap orang, dan masa anak-anak adalah masa yang paling banyak mendapat paparan pendidikan, baik formal maupun informal. Walaupun sebenarnya, pendidikan dapat kita peroleh sepanjang hayat, dari siapa pun dan dari mana pun.

Nadya

Nadya Pramesrani, M.Psi.

Nadya Pramesrani, M.Psi., Psikolog

Nadya merupakan psikolog klinik dewasa yang menyelesaikan studi profesinya di Universitas Indonesia. Ia telah berpraktik selama hampir 10 tahun dan banyak menangani kasus pernikahan, keluarga, persiapan menikah, dan kasus depresi serta gangguan emosi lainnya. Selain berpraktik, Nadya juga kerap menjadi narasumber untuk penulisan artikel di media-media digital dan mengisi acara talk show di televisi atau tanya jawab di radio. Dalam menangani kasus-kasus yang ada, Nadya kerap menggunakan prinsip-prinsip Cognitive Behavioral Therapy dan Solution Focused Brief Therapy. Ia juga memiliki memiliki latar belakang pendidikan untuk melakukan tes-tes psikologi terstandarisasi. Saat ini ia terdaftar sebagai anggota di Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan Himpunan Psikologi Indonesia.

Orissa

Orissa Anggita, M.Psi.

Orissa Anggita, M.Psi., Psikolog

Kesenangan dan kepedulian Orissa pada dunia anak-anak semakin menguat setelah ia menjalani profesi psikolog dan menjadi ibu. Ia lulus cum laude dari program magister Psikologi UI dan punya berbagai pengalaman sebagai guru, dosen, fasilitator pelatihan, dan pembicara seminar dengan topik seputar pendidikan, perkembangan anak, dan pengasuhan. Orissa terlibat dalam pendirian Rumah Dandelion karena ia percaya bahwa anak dapat berkembang optimal bila mendapat stimulasi yang tepat, dan bila orang tua mau senantiasa aktif memperluas wawasan, mengasah keterampilan pengasuhan, dan mengubah pola perilakunya bila perlu.

Dokter Spesialis Anak

Agstreid

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A.

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A., Dokter Anak

dr. Dimple menempuh pendidikan kedokteran serta program spesialis Ilmu Kesehatan Anak di Universitas Indonesia. Selain melakukan praktek di RSIA Bunda Menteng dan RS. Hermina Kemayoran, dr. Dimple juga membagikan informasi seputar kesehatan anak di media sosial lewat Instagram @happykids_id.

Binky

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A.

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A., Dokter Anak

dr. Putu merupakan dokter spesial anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya dengan pengalaman kerja di bidang kedokteran hampir 20 tahun. Sebelumnya ia juga pernah melakukan praktek di beberapa klinik anak. Pendidikan sarjana dan magisternya ia tempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Momen Pertama Moms & Dads Bersama Si Kecil Tumbuh Kembang Anak

Momen Pertama Moms & Dads Bersama Si Kecil

Usia 0 bulan
ASI merupakan sumber gizi utama bagi si kecil di masa awal kelahirannya. Maka dari itu, ia akan banyak menghabiskan waktunya untuk menyusu.

549

Pertambahan Berat dan Tinggi si Kecil di Bulan Pertamanya Tumbuh Kembang Anak

Pertambahan Berat dan Tinggi si Kecil di Bulan Pertamanya

Usia 1 bulan
Seiring bertambahnya usia, fisik si kecil akan semakin berkembang. Memasuki usia 1 bulan, tingginya akan bertambah 6-7 cm dan berat badannya akan bertambah 1-2 kg dibanding saat lahir.

485

Si Kecil Cepat Menyerap Stimulus dan Mulai Memberikan Reaksi Tumbuh Kembang Anak

Si Kecil Cepat Menyerap Stimulus dan Mulai Memberikan Reaksi

Usia 2 bulan
Memasuki usia 2 bulan, si kecil mulai pandai mengekspresikan perasaannya ketika merasa senang. Ia akan memberikan reaksi terhadap stimulus yang diterimanya.

527

Si Kecil Semakin Pandai Bergerak dan Merespons Stimulus Tumbuh Kembang Anak

Si Kecil Semakin Pandai Bergerak dan Merespons Stimulus

Usia 3 bulan
Memasuki bulan ketiga, kemampuan motorik kasar si kecil pun semakin berkembang seiring pertumbuhan badannya. Apabila ditelungkupkan, si kecil mulai bisa mengangkat kepalanya dengan tegak dan menahan badannya dengan lengan.

562