Ide Permainan

Intip 4 Tips Memilih Game untuk Anak Laki-laki Yuk!

21 June 2018

Intip 4 Tips Memilih Game untuk Anak Laki-laki Yuk!

Bagikan Artikel ini

1414

Salah satu kegiatan yang disukai anak adalah bermain game. Jika dilakukan dengan bijak, bermain game sebenarnya dapat membantu perkembangan anak, lho. Moms dan Dads bisa memilih permainan yang bertemakan edukasi sehingga anak dapat bermain sekaligus belajar dengan menyenangkan. Namun, memilih game edukasi pun tidak boleh sembarangan. Moms dan Dads harus jeli memilih game balita yang sesuai untuk anak perempuan maupun laki-laki. Agar tidak memilih game yang salah, simak tips memilih game anak laki-laki berikut ini yuk!

 

1. Tidak mengajarkan kekerasan

Hal pertama yang perlu Moms dan Dads perhatikan sebelum memilih game balita adalah memastikan game tersebut tidak memperlihatkan kekerasan pada anak. Walaupun biasanya game anak laki-laki tidak jauh-jauh dari tema perkelahian, sebaiknya Moms dan Dads menghindari pilihan game tersebut. Moms dan Dads dapat memilih game dengan tema yang lebih soft, tapi tetap cocok dan menyenangkan untuk dimainkan oleh anak laki-laki, misalnya game mengenai mobil atau bola.

 

2. Memiliki nilai edukasi

Ketika memilih game untuk si kecil, Moms dan Dads juga harus memperhatikan nilai edukasi yang terkandung di dalam game tersebut. Sebaiknya, Moms dan Dads memilih game yang tidak hanya memiliki sisi hiburan, tapi juga bisa mengajarkan berbagai hal baik untuk anak. Moms dan Dads dapat memilih game balita yang bisa mengajarkan anak untuk berhitung, mengeja nama binatang, atau bahkan bernyanyi dan menari.

 

3. Sesuai perkembangan usia anak

Meski sering diabaikan, tapi memilih game anak cowok sesuai dengan perkembangan usianya merupakan hal yang sangat penting. Bagi anak balita berusia 1 tahun, game balita dengan visual warna-warni akan lebih menarik karena bisa merangsang indra penglihatannya. Sementara untuk anak balita berusia 3 tahun, Moms dan Dads bisa memilih game yang lebih banyak mengajak anak untuk bergerak karena pada tahap ini kemampuan motoriknya sedang berkembang dengan pesat.

 

4. Tidak membuat kecanduan

Tidak bisa dipungkiri bahwa game memang sering kali membuat anak kecanduan untuk terus memainkannya. Kalau sudah kecanduan, anak akan lebih sering berdiam diri dan menghabiskan banyak waktu untuk bermain game. Hal ini tentunya tidak baik bagi tumbuh kembangnya. Maka dari itu, sebaiknya Moms dan Dads lebih jeli dalam membatasi waktu bermain game si kecil. Moms dan Dads bisa memilih game balita dengan durasi yang singkat sehingga anak tidak dituntut terus menerus bermain untuk bisa menamatkan satu seri game tersebut. Selain itu, Moms dan Dads dapat menggantikan waktu bermain game dengan mengajak si kecil melakukan kegiatan positif lain, misalnya bermain sepeda di luar, membaca buku, atau olahraga bersama.

 

Nah, itu dia beberapa tips yang bisa Moms dan Dads lakukan ketika memilih game anak laki-laki. Dengan pemilihan yang tepat, game balita juga bisa memberikan dampak yang baik bagi tumbuh kembang anak.

 

Image source: https://www.whattoexpect.com

 

(Supervised by: Rumah Dandelion)

Bagikan Artikel ini

Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua dan Anak akan Mendorong Perkembangan Bahasa Language Development

Komunikasi Yang Baik Antara Orang Tua dan Anak akan Mendorong Perkembangan Bahasa

Perbedaan tingkat perkembangan kemampuan bahasa dan wicara anak usia 1-3 tahun bisa sangat besar, sehingga banyak orang tua yang khawatir anaknya “lambat bicara” atau ”kemampuan bahasanya rendah” dan sebagainya.

395

Kebiasaan Anak Mengoceh dan Mengapa Orang Tua Tidak Perlu Khawatir! Language Development

Kebiasaan Anak Mengoceh dan Mengapa Orang Tua Tidak Perlu Khawatir!

Di periode babbling, jika anak mengoceh sembari melihat langsung ke wajah orang tua, dan anak bereaksi pada saat orang tua memanggil, berarti tidak perlu khawatir!

184

Hubungan Antara Menunjuk dan Kemampuan Wicara dan Bagaimana Jika Anak Saya Jarang Menunjuk? Language Development

Hubungan Antara Menunjuk dan Kemampuan Wicara dan Bagaimana Jika Anak Saya Jarang Menunjuk?

Menunjuk merupakan gerakan yang dilakukan anak terhadap benda yang menarik perhatiannya atau yang diinginkannya, sehingga memiliki peran yang sangat penting dalam tumbuh-kembang anak.

214

Kalimat Dua Kata Itu yang Seperti Apa? Mulai Usia Berapa? Language Development

Kalimat Dua Kata Itu yang Seperti Apa? Mulai Usia Berapa?

Di usia sekitar 1 tahun, si kecil seharusnya mulai mengucapkan kata pertama, seperti “mama” atau “ayah”. Ia juga akan mulai menirukan berbagai kata yang diucapkan oleh orang-orang di sekitarnya.

237