Komunikasi

Stimulasi Aktif untuk Anak Pasif

Stimulasi Aktif untuk Anak Pasif

Bagikan Artikel ini

5446

Menjelang 2 tahun, ‘baterai’ si balita sepertinya selalu fully charged alias ia nyaris tidak bisa diam. Entah itu berjalan ke sana kemari, mengeksplorasi sekeliling, cerewet mengucap 1-2 patah kata berulang-ulang, atau bahkan memanjat boksnya sendiri. Sangat aktif! Namun, ada pula beberapa anak ada yang cenderung pasif, seperti tak bersemangat atau tertarik ikut kegiatan fisik hingga malas bicara. Ini saatnya Moms dan Dads menstimulasi si balita pasif agar menjadi aktif.

 

Hal yang perlu diperhatikan untuk bermain pada usia ini:

- Motorik kasarnya semakin berkembang. Ia mulai mampu menangkap, melempar, dan menendang bola

- Ia sudah mulai mampu mengucap 1-2 patah kata dan mengkombinasikan keduanya

- Balita sudah mampu mengikuti irama musik dan terkadang ikut menari-nari sesuai ritme lagu

 

Bermain Gelinding Bola

Bola yang berwarna-warni dan berukuran besar sudah pasti akan menarik perhatian si kecil. Gelindingkan bola ke arahnya, dan minta ia melakukan hal yang sama. Kalau ia sudah bisa, variasikan ukuran bolanya, Moms dan Dads. Biasanya semakin besar bolanya, semakin mudah ia menangkapnya. Moms dan Dads juga bisa memberikan target saat bermain gelinding bola seperti bermain bowling, ajak si kecil untuk menggelindingkan bola sampai mengenai susunan gelas kertas atau plastik di depannya.

 

Balok Warna Warni

Ajarkan si kecil untuk menyusun balok warna-warni. Katakan padanya, pura-puranya Moms dan Dads dan dirinya sedang membangun sebuah menara. Di usia ini, si kecil sudah mampu untuk menyusun 2-3 balok ke atas. Moms dan Dads juga bisa mengajaknya bermain isi tas dengan balok. Siapkan tas atau kantong besar, lalu ajak si kecil memasukkan satu per satu baloknya ke dalam tas.

 

Baca juga:

Bantu Si Kecil Menyalurkan Gerak Aktifnya dengan Bermain

Serunya Bermain Bola untuk Melatih Motorik Si Kecil

Melatih Kecerdasan Sosial Balita Melalui Aktivitas Luar Ruang

 

Chicken Dance

Moms dan Dads familiar dengan Chicken Dance, kan? Nah, putarkan lagu ini, kemudian ajak si kecil untuk mengikuti gerakannya. Gerakan Chicken Dance cukup mudah dan sederhana kok untuk dia ikuti. Ketika musiknya cepat, gerakan tariannya akan lebih cepat, dan ketika musiknya lambat dan mengayun, gerakannya akan lebih pelan.

 

Cerita Mainan

Pilih salah satu mainan yang paling ia sukai. Boneka Teddy Bear, mobil, atau barbie. Di sini Moms dan Dads harus kreatif untuk mengarang cerita mengenai mainan favoritnya tersebut. Berceritalah sambil Moms dan Dads memancingnya untuk menyelesaikan 1-2 kalimat terakhir dari dongeng kreasi Moms dan Dads.

 

Meniru Gerakan Hewan

Untuk membuat si kecil lebih aktif, Moms dan Dads juga bisa mengajak si kecil bergerak meniru gerakan hewan. Ajak si kecil melompat seperti kelinci, jalan menyamping seperti kepiting, atau melata seperti ular.

 

Sumber:

BabyCentre. (2013). Stacking, sorting and stringing: toddler development. Didapat dari: https://www.babycentre.co.uk/a556923/stacking-sorting-and-stringing-toddler-development

AyahBunda. 7 Permainan Membuat Anak Lebih Aktif. Didapat dari: http://www.ayahbunda.co.id/balita-bermain-permainan/7-permainan-membuat-anak-lebih-aktif?p=2

Squires & Bricker. (2009). Activities for Toddlers 20-24 Months Old. Didapat dari: http://www.delnortekids.org/uploads/8/2/8/1/82819108/intervention_activities_20-24_mo.pdf

Susan Engel. (2016). Storytelling in the First Three Years. Didapat dari: https://www.zerotothree.org/resources/1057-storytelling-in-the-first-three-years

 

(Supervised by: Rumah Dandelion)

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan

Rumah Dandelion

Agstreid

Agstried Elisabeth M.Psi.

Agstried Elisabeth M.Psi., Psikolog

Agstried adalah salah satu co-founder Rumah Dandelion. Sebagai seorang psikolog pendidikan, Agstried memiliki minat yang besar terhadap pola pengasuhan pada usia dini dan kaitannya terhadap keberhasilan anak di kehidupan. Pengalaman di bidang pendidikan usia dini sebagai psikolog asosiat di beberapa sekolah internasional, ditambah pengalaman mengajar sebagai dosen membuat Agstried menyadari pentingnya pola pengasuhan di awal kehidupan dewasa, sehingga ia semakin ingin terjun ke bidang pendidikan anak usia dini. Agstried berfokus pada isu-isu kematangan sekolah dan kaitannya dengan berbagai isu perilaku di sekolah

Binky

Binky Paramitha I., M.Psi.

Binky Paramitha I., M.Psi., Psikolog

Binky adalah seorang Psikolog Pendidikan yang menyelesaikan masa studinya di Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi. Ia merupakan salah satu co-founder Rumah Dandelion. Selain itu, Binky juga seorang istri dan ibu dari dua anak. Dunia pendidikan dan anak-anak adalah dua dunia yang sangat ia cintai. Baginya, pendidikan adalah hal penting dan perlu dialami oleh setiap orang, dan masa anak-anak adalah masa yang paling banyak mendapat paparan pendidikan, baik formal maupun informal. Walaupun sebenarnya, pendidikan dapat kita peroleh sepanjang hayat, dari siapa pun dan dari mana pun.

Nadya

Nadya Pramesrani, M.Psi.

Nadya Pramesrani, M.Psi., Psikolog

Nadya merupakan psikolog klinik dewasa yang menyelesaikan studi profesinya di Universitas Indonesia. Ia telah berpraktik selama hampir 10 tahun dan banyak menangani kasus pernikahan, keluarga, persiapan menikah, dan kasus depresi serta gangguan emosi lainnya. Selain berpraktik, Nadya juga kerap menjadi narasumber untuk penulisan artikel di media-media digital dan mengisi acara talk show di televisi atau tanya jawab di radio. Dalam menangani kasus-kasus yang ada, Nadya kerap menggunakan prinsip-prinsip Cognitive Behavioral Therapy dan Solution Focused Brief Therapy. Ia juga memiliki memiliki latar belakang pendidikan untuk melakukan tes-tes psikologi terstandarisasi. Saat ini ia terdaftar sebagai anggota di Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan Himpunan Psikologi Indonesia.

Orissa

Orissa Anggita, M.Psi.

Orissa Anggita, M.Psi., Psikolog

Kesenangan dan kepedulian Orissa pada dunia anak-anak semakin menguat setelah ia menjalani profesi psikolog dan menjadi ibu. Ia lulus cum laude dari program magister Psikologi UI dan punya berbagai pengalaman sebagai guru, dosen, fasilitator pelatihan, dan pembicara seminar dengan topik seputar pendidikan, perkembangan anak, dan pengasuhan. Orissa terlibat dalam pendirian Rumah Dandelion karena ia percaya bahwa anak dapat berkembang optimal bila mendapat stimulasi yang tepat, dan bila orang tua mau senantiasa aktif memperluas wawasan, mengasah keterampilan pengasuhan, dan mengubah pola perilakunya bila perlu.

Dokter Spesialis Anak

Agstreid

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A.

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A., Dokter Anak

dr. Dimple menempuh pendidikan kedokteran serta program spesialis Ilmu Kesehatan Anak di Universitas Indonesia. Selain melakukan praktek di RSIA Bunda Menteng dan RS. Hermina Kemayoran, dr. Dimple juga membagikan informasi seputar kesehatan anak di media sosial lewat Instagram @happykids_id.

Binky

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A.

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A., Dokter Anak

dr. Putu merupakan dokter spesial anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya dengan pengalaman kerja di bidang kedokteran hampir 20 tahun. Sebelumnya ia juga pernah melakukan praktek di beberapa klinik anak. Pendidikan sarjana dan magisternya ia tempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan Komunikasi

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan

Usia 0 bulan
Berkomunikasi dengan si kecil yang baru lahir dapat dilakukan lewat suara atau sentuhan. Sentuhan dan suara yang lembut adalah langkah awal untuk membangun hubungan antara orangtua dengan si kecil.

426

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan Komunikasi

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan

Usia 1 bulan
Di awal kelahirannya, penting bagi Moms dan Dads untuk selalu memberikan stimulasi dan sentuhan pada si kecil. Ia akan sangat bergairah saat Moms dan Dads memberikan stimulasi pada penglihatan dan sentuhan pada tubuhnya.

635

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan Komunikasi

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan

Usia 3 bulan
Saat berinteraksi melalui permainan, Moms maupun Dads dan si kecil akan saling mengenal satu sama lain dan dapat bermain dengan ekspresif. Beberapa permainan ini bahkan dapat melatih respons si kecil.

500

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini Komunikasi

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini

Usia 2 bulan
Pada masa ini, si kecil akan menganggap bahwa bermain dengan menggerakan tangan dan kaki itu menyenangkan. Moms dan Dads bisa membuatnya lebih aktif lagi dengan permainan ini.

 

3853