Komunikasi

Aktivitas Bermain Ini Bantu Anak Mengenal Kerapian

Aktivitas Bermain Ini Bantu Anak Mengenal Kerapian

Bagikan Artikel ini

32104

Mainan dan buku-buku si kecil yang berserakan mungkin sudah menjadi pemandangan sehari-hari bagi Moms dan Dads. Menjadi “petugas kebersihan dan kerapian” pun dilakukan bergantian oleh Moms dan Dads. Seiring dengan perkembangan motorik balita yang sudah mampu mengambil, menaruh, dan menyortir benda-benda, inilah saat yang tepat untuk mengenalkan kerapian pada si kecil.

Di usia ini, anak senang membantu orang lain, sehingga Moms dan Dads lebih mudah mengajarkannya untuk ikut membereskan rumah. Melalui hal ini, si kecil juga diajarkan tentang kemandirian dan tanggung jawab agar berguna bagi dirinya kelak.

 

Hal yang perlu diperhatikan untuk bermain pada usia ini:

- Balita sudah bisa mengambil mainan dari tempatnya kemudian mengembalikannya

- Ia pun bisa mengelompokkan benda-benda sesuai bentuk, ukuran, warna, maupun jenis

- Mulai timbul ketertarikan untuk turut membantu Moms dan Dads melakukan pekerjaan rumah tangga, seperti ingin memegang tongkat sapu atau pel

 

Baca juga:

3 Aktivitas dengan Air yang Menyenangkan untuk Si Kecil

Serunya Bermain Bola untuk Melatih Motorik Si Kecil

Belajar Mengikuti Instruksi Sambil Bermain

 

Bernyanyi “Bangun tidur, kuterus mandi” sambil merapikan tempat tidur

Nyanyian masa kecil Moms dan Dads “Bangun tidur, kuterus mandi” seakan tak lekang oleh waktu. Kenalkan kembali lagu tersebut padanya sambil membereskan tempat tidur. Biarkan ia membantu merapikan boneka teman tidurnya serta bantal-bantal. Jika dilakukan secara rutin si kecil akan terbiasa untuk “..menolong ibu, membereskan tempat tidurku.”

 

“Aku bereskan yang besar, kamu bereskan yang kecil, ya..”

Balita selalu penasaran akan kegiatan orang dewasa. Libatkan ia saat Moms dan Dads membereskan rumah. Minta ia mengumpulkan mainannya sesuai kategori tertentu. Misalnya hari ini mengelompokkan benda berdasarkan ukuran, si kecil dapat belajar mengenal benda besar dan kecil, permainan ini juga membentuk tanggung jawab untuk merapikan mainan sehabis bermain. Bagilah tugas antara Moms atau Dads dan si kecil. Minta ia memasukkan mainan kecil ke dalam kotak yang kecil, sementara Moms atau Dads memasukkan mainan besar ke dalam kotak yang lebih besar. Kegiatan mengumpulkan mainan ini juga bisa dikelompokkan atas warna, bentuk, atau jenisnya. Untuk membantu si kecil, Moms dan Dads bisa memberikan petunjuk visual di luar kotak untuk tahu benda mana masuk ke dalam kotak yang mana.

 

Sumber:

Ibu dan Balita. (2016). 4 Cara Menyenangkan Ajari Tanggung Jawab pada Anak. Didapat dari: https://www.ibudanbalita.com/artikel/4-cara-menyenangkan-ajari-tanggung-jawab-pada-anak

Atalya. (2015). Mengajarkan Anak Melakukan Tugas Rumah. Didapat dari: http://www.ibupedia.com/artikel/balita/mengajarkan-anak-melakukan-tugas-rumah

 

(Supervised by: Rumah Dandelion)

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan

Rumah Dandelion

Agstreid

Agstried Elisabeth M.Psi.

Agstried Elisabeth M.Psi., Psikolog

Agstried adalah salah satu co-founder Rumah Dandelion. Sebagai seorang psikolog pendidikan, Agstried memiliki minat yang besar terhadap pola pengasuhan pada usia dini dan kaitannya terhadap keberhasilan anak di kehidupan. Pengalaman di bidang pendidikan usia dini sebagai psikolog asosiat di beberapa sekolah internasional, ditambah pengalaman mengajar sebagai dosen membuat Agstried menyadari pentingnya pola pengasuhan di awal kehidupan dewasa, sehingga ia semakin ingin terjun ke bidang pendidikan anak usia dini. Agstried berfokus pada isu-isu kematangan sekolah dan kaitannya dengan berbagai isu perilaku di sekolah

Binky

Binky Paramitha I., M.Psi.

Binky Paramitha I., M.Psi., Psikolog

Binky adalah seorang Psikolog Pendidikan yang menyelesaikan masa studinya di Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi. Ia merupakan salah satu co-founder Rumah Dandelion. Selain itu, Binky juga seorang istri dan ibu dari dua anak. Dunia pendidikan dan anak-anak adalah dua dunia yang sangat ia cintai. Baginya, pendidikan adalah hal penting dan perlu dialami oleh setiap orang, dan masa anak-anak adalah masa yang paling banyak mendapat paparan pendidikan, baik formal maupun informal. Walaupun sebenarnya, pendidikan dapat kita peroleh sepanjang hayat, dari siapa pun dan dari mana pun.

Nadya

Nadya Pramesrani, M.Psi.

Nadya Pramesrani, M.Psi., Psikolog

Nadya merupakan psikolog klinik dewasa yang menyelesaikan studi profesinya di Universitas Indonesia. Ia telah berpraktik selama hampir 10 tahun dan banyak menangani kasus pernikahan, keluarga, persiapan menikah, dan kasus depresi serta gangguan emosi lainnya. Selain berpraktik, Nadya juga kerap menjadi narasumber untuk penulisan artikel di media-media digital dan mengisi acara talk show di televisi atau tanya jawab di radio. Dalam menangani kasus-kasus yang ada, Nadya kerap menggunakan prinsip-prinsip Cognitive Behavioral Therapy dan Solution Focused Brief Therapy. Ia juga memiliki memiliki latar belakang pendidikan untuk melakukan tes-tes psikologi terstandarisasi. Saat ini ia terdaftar sebagai anggota di Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan Himpunan Psikologi Indonesia.

Orissa

Orissa Anggita, M.Psi.

Orissa Anggita, M.Psi., Psikolog

Kesenangan dan kepedulian Orissa pada dunia anak-anak semakin menguat setelah ia menjalani profesi psikolog dan menjadi ibu. Ia lulus cum laude dari program magister Psikologi UI dan punya berbagai pengalaman sebagai guru, dosen, fasilitator pelatihan, dan pembicara seminar dengan topik seputar pendidikan, perkembangan anak, dan pengasuhan. Orissa terlibat dalam pendirian Rumah Dandelion karena ia percaya bahwa anak dapat berkembang optimal bila mendapat stimulasi yang tepat, dan bila orang tua mau senantiasa aktif memperluas wawasan, mengasah keterampilan pengasuhan, dan mengubah pola perilakunya bila perlu.

Dokter Spesialis Anak

Agstreid

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A.

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A., Dokter Anak

dr. Dimple menempuh pendidikan kedokteran serta program spesialis Ilmu Kesehatan Anak di Universitas Indonesia. Selain melakukan praktek di RSIA Bunda Menteng dan RS. Hermina Kemayoran, dr. Dimple juga membagikan informasi seputar kesehatan anak di media sosial lewat Instagram @happykids_id.

Binky

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A.

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A., Dokter Anak

dr. Putu merupakan dokter spesial anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya dengan pengalaman kerja di bidang kedokteran hampir 20 tahun. Sebelumnya ia juga pernah melakukan praktek di beberapa klinik anak. Pendidikan sarjana dan magisternya ia tempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan Komunikasi

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan

Usia 0 bulan
Berkomunikasi dengan si kecil yang baru lahir dapat dilakukan lewat suara atau sentuhan. Sentuhan dan suara yang lembut adalah langkah awal untuk membangun hubungan antara orangtua dengan si kecil.

426

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan Komunikasi

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan

Usia 1 bulan
Di awal kelahirannya, penting bagi Moms dan Dads untuk selalu memberikan stimulasi dan sentuhan pada si kecil. Ia akan sangat bergairah saat Moms dan Dads memberikan stimulasi pada penglihatan dan sentuhan pada tubuhnya.

635

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan Komunikasi

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan

Usia 3 bulan
Saat berinteraksi melalui permainan, Moms maupun Dads dan si kecil akan saling mengenal satu sama lain dan dapat bermain dengan ekspresif. Beberapa permainan ini bahkan dapat melatih respons si kecil.

500

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini Komunikasi

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini

Usia 2 bulan
Pada masa ini, si kecil akan menganggap bahwa bermain dengan menggerakan tangan dan kaki itu menyenangkan. Moms dan Dads bisa membuatnya lebih aktif lagi dengan permainan ini.

 

3853