Komunikasi

Permainan Baru yang Bisa Dilakukan Bersama si Kecil

Permainan Baru yang Bisa Dilakukan Bersama si Kecil

Bagikan Artikel ini

943

Ketika si kecil sudah mulai bisa duduk menggunakan tangannya sebagai penyangga, ajak ia melakukan permainan yang mengharuskannya menggunakan kedua tangan, sehingga ia bisa melatih keseimbangan tubuhnya sendiri. Ketika si kecil sudah bisa duduk dengan stabil, pilihan permainan yang bisa dilakukan bersamanya pun semakin banyak. Lakukan permainan secara berulang-ulang sampai si kecil puas.

 

Hal yang perlu diperhatikan untuk bermain pada usia ini:

Ajak si kecil bercakap-cakap dan bermain dengan permainan yang menggunakan jari tangan

- Ulangi permainannya sampai puas

- Permainan yang melibatkan gerakan tubuh dapat melatih keseimbangan tubuh si kecil.

 

1. Mengeluarkan kain dari kotak tisu (bisa pakai ilustrasi, search: rainbow ball)

a. Masukkan sambungan kain ke dalam kotak tisu

Sambungkan 5 helai kain seperti bandana atau semacamnya yang berbeda-beda warna, lalu ikat satu sama lain dengan simpul sederhana yang mudah terlepas. Masukkan ke dalam kotak tisu kosong. Lalu ajak si kecil bermain dengan menarik kain tersebut dari kotak tisu.

b. Biarkan si kecil mengulang permainan ini sebanyak atau sesering yang ia inginkan.

Jika si kecil sudah menarik semua kainnya, kembalikan ke dalam kotak tisu. Dengan melakukannya berulang-ulang, si kecil akan menemukan kejutan-kejutan baru dan semakin berkembang rasa ingin tahunya. Mengulang-ulang permainan merupakan proses yang penting dalam bermain.

 

Variasi

Moms dan Dads bisa mengganti kain dengan rantai plastik

Permainan ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan rantai plastik berukuran agak besar. Masukkan ke dalam kotak tisu kosong dan biarkan si kecil menariknya. Suara rantai saat ditarik juga akan sangat menarik bagi si kecil.

 

Baca juga:

Aktif dan Banyak Bergerak, Si Kecil Jadi Makin Menggemaskan

Lakukan Permainan Seru Ini Bersama Si Kecil

Fasilitasi Keinginan Si Kecil untuk Berjalan dan Berkomunikasi

 

2. Bermain "ini, silakan.."

a. Serahkan mainan kepada si kecil sambil mengatakan nama mainannya, misalnya “Ini bola ya dek”, atau “Ini mobil-mobilan” atau gunakan mainan lain yang memang disukai si kecil.

b. Berikan pujian jika si kecil dapat mengambil mainannya dengan baik

Jika si kecil dapat menerima mainan yang diserahkan kepadanya, pujilah dengan kata-kata seperti “Pintar, ya”, “Pintar sekali anak Mama..”, dan semacamnya. Si kecil akan merasa sangat senang jika diberi pujian. Lakukan permainan ini secara berulang-ulang.

 

Variasi

Si kecil juga menyukai percakapan dengan menggunakan boneka

Ketika dibacakan cerita dengan menggunakan bantuan boneka tangan (hand puppet), si kecil akan lebih tertarik pada cerita yang disampaikan. Berkomunikasi menggunakan boneka memang cukup menyenangkan. Boneka dapat digunakan untuk mengajarkan si kecil tentang kedisiplinan dalam kebiasaan sehari-hari, jadi akan lebih baik jika ia menyukai bonekanya.

 

3. Melakukan permainan yang menggerakkan anggota tubuh

a. Tidur telentang dan naikkan si kecil ke atas tulang kering (seperti gerakan uncang-uncang angge)

Moms dan Dads bisa tidur telentang sambil menekuk kedua kaki di atas perut. Tidurkan si kecil dengan posisi telungkup di atas tulang kering, kemudian angkat kaki Moms dan Dads sambil sedikit menggoyangnya. Namun, tetap lakukan hal ini dengan hati-hati ya Moms dan Dads

 

Variasi

Bermain perosotan dengan kaki

Moms dan Dads duduk dengan posisi kaki ditekuk ke atas. Dudukkan si kecil di atas lutut sambil menopang kedua ketiaknya, lalu turunkan si kecil ke arah perut layaknya bermain perosotan di paha Moms dan Dads. Setelah si kecil sampai di perut, berdirikan ia di atas paha sambil mengeluarkan suara-suara yang lucu. Jika si kecil terlihat antusias dengan permainan ini, ulangi sampai ia puas.

 

(Supervised by: Rumah Dandelion)

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan

Rumah Dandelion

Agstreid

Agstried Elisabeth M.Psi.

Agstried Elisabeth M.Psi., Psikolog

Agstried adalah salah satu co-founder Rumah Dandelion. Sebagai seorang psikolog pendidikan, Agstried memiliki minat yang besar terhadap pola pengasuhan pada usia dini dan kaitannya terhadap keberhasilan anak di kehidupan. Pengalaman di bidang pendidikan usia dini sebagai psikolog asosiat di beberapa sekolah internasional, ditambah pengalaman mengajar sebagai dosen membuat Agstried menyadari pentingnya pola pengasuhan di awal kehidupan dewasa, sehingga ia semakin ingin terjun ke bidang pendidikan anak usia dini. Agstried berfokus pada isu-isu kematangan sekolah dan kaitannya dengan berbagai isu perilaku di sekolah

Binky

Binky Paramitha I., M.Psi.

Binky Paramitha I., M.Psi., Psikolog

Binky adalah seorang Psikolog Pendidikan yang menyelesaikan masa studinya di Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi. Ia merupakan salah satu co-founder Rumah Dandelion. Selain itu, Binky juga seorang istri dan ibu dari dua anak. Dunia pendidikan dan anak-anak adalah dua dunia yang sangat ia cintai. Baginya, pendidikan adalah hal penting dan perlu dialami oleh setiap orang, dan masa anak-anak adalah masa yang paling banyak mendapat paparan pendidikan, baik formal maupun informal. Walaupun sebenarnya, pendidikan dapat kita peroleh sepanjang hayat, dari siapa pun dan dari mana pun.

Nadya

Nadya Pramesrani, M.Psi.

Nadya Pramesrani, M.Psi., Psikolog

Nadya merupakan psikolog klinik dewasa yang menyelesaikan studi profesinya di Universitas Indonesia. Ia telah berpraktik selama hampir 10 tahun dan banyak menangani kasus pernikahan, keluarga, persiapan menikah, dan kasus depresi serta gangguan emosi lainnya. Selain berpraktik, Nadya juga kerap menjadi narasumber untuk penulisan artikel di media-media digital dan mengisi acara talk show di televisi atau tanya jawab di radio. Dalam menangani kasus-kasus yang ada, Nadya kerap menggunakan prinsip-prinsip Cognitive Behavioral Therapy dan Solution Focused Brief Therapy. Ia juga memiliki memiliki latar belakang pendidikan untuk melakukan tes-tes psikologi terstandarisasi. Saat ini ia terdaftar sebagai anggota di Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan Himpunan Psikologi Indonesia.

Orissa

Orissa Anggita, M.Psi.

Orissa Anggita, M.Psi., Psikolog

Kesenangan dan kepedulian Orissa pada dunia anak-anak semakin menguat setelah ia menjalani profesi psikolog dan menjadi ibu. Ia lulus cum laude dari program magister Psikologi UI dan punya berbagai pengalaman sebagai guru, dosen, fasilitator pelatihan, dan pembicara seminar dengan topik seputar pendidikan, perkembangan anak, dan pengasuhan. Orissa terlibat dalam pendirian Rumah Dandelion karena ia percaya bahwa anak dapat berkembang optimal bila mendapat stimulasi yang tepat, dan bila orang tua mau senantiasa aktif memperluas wawasan, mengasah keterampilan pengasuhan, dan mengubah pola perilakunya bila perlu.

Dokter Spesialis Anak

Agstreid

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A.

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A., Dokter Anak

dr. Dimple menempuh pendidikan kedokteran serta program spesialis Ilmu Kesehatan Anak di Universitas Indonesia. Selain melakukan praktek di RSIA Bunda Menteng dan RS. Hermina Kemayoran, dr. Dimple juga membagikan informasi seputar kesehatan anak di media sosial lewat Instagram @happykids_id.

Binky

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A.

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A., Dokter Anak

dr. Putu merupakan dokter spesial anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya dengan pengalaman kerja di bidang kedokteran hampir 20 tahun. Sebelumnya ia juga pernah melakukan praktek di beberapa klinik anak. Pendidikan sarjana dan magisternya ia tempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan Komunikasi

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan

Usia 0 bulan
Berkomunikasi dengan si kecil yang baru lahir dapat dilakukan lewat suara atau sentuhan. Sentuhan dan suara yang lembut adalah langkah awal untuk membangun hubungan antara orangtua dengan si kecil.

426

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan Komunikasi

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan

Usia 1 bulan
Di awal kelahirannya, penting bagi Moms dan Dads untuk selalu memberikan stimulasi dan sentuhan pada si kecil. Ia akan sangat bergairah saat Moms dan Dads memberikan stimulasi pada penglihatan dan sentuhan pada tubuhnya.

635

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan Komunikasi

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan

Usia 3 bulan
Saat berinteraksi melalui permainan, Moms maupun Dads dan si kecil akan saling mengenal satu sama lain dan dapat bermain dengan ekspresif. Beberapa permainan ini bahkan dapat melatih respons si kecil.

500

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini Komunikasi

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini

Usia 2 bulan
Pada masa ini, si kecil akan menganggap bahwa bermain dengan menggerakan tangan dan kaki itu menyenangkan. Moms dan Dads bisa membuatnya lebih aktif lagi dengan permainan ini.

 

3853