Komunikasi

Melatih Kepekaan Panca Indra si Kecil Melalui Permainan

Melatih Kepekaan Panca Indra si Kecil Melalui Permainan

Bagikan Artikel ini

6290

Di usia ini si kecil mulai menunjukkan minat terhadap sekelilingnya. Minat ini muncul dari rangsangan melalui indra penglihatan, pendengaran, dan peraba.

 

Hal yang perlu diperhatikan untuk bermain pada usia ini

- Perkaya kepekaan indra si kecil dengan permainan yang dapat menstimulasi panca indranya

- Ajak si kecil bermain dengan menaikkannya di atas lutut Moms dan Dads

- Memperhatikan si kecil saat bermain sendiri merupakan hal yang penting

 

1. Bermain sambil merangsang indra si kecil

Di usia ini, indra penglihatan, pendengaran, dan peraba si kecil semakin peka. Ia akan merasa sangat senang apabila melakukan permainan yang merangsang indra-indranya tersebut. Moms dan Dads dapat mengajak si kecil bermain sambil merangsang indranya dengan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar.

a. Membuat bunyi-bunyian dengan buket tali rafia

Jika tali rafia dirangkai menjadi seperti buket dan digoyangkan, maka akan menimbulkan bunyi. Minat si kecil pasti akan muncul jika mainan ini diperlihatkan di depan matanya sambil dibunyikan.

b. Membuat bunyi-bunyian menggunakan kantong plastik

Bayi sangat menyukai bunyi-bunyian yang muncul dari suara plastik. Perdengarkan kepada si kecil suara kantong plastik saat diremas lalu dibentangkan.

 

Perlu diingat: Setelah bermain dengan tali rafia dan kantong keresek, simpan kembali barang-barang tersebut ke tempat yang tidak terjangkau oleh si kecil.

c. Membuat marakas menggunakan sendok deterjen

Tangkupkan dua buah sendok deterjen yang telah diisi dengan beras atau kacang, kemudian rekatkan keduanya dengan selotip. Besarnya mainan ini akan pas untuk digenggam dan digoyangkan oleh si kecil. Mainan ini bisa digunakan oleh si kecil saat sedang bermain sendirian.

d. Berikan sensasi rasa keras dengan mainan balok kayu

Ada kalanya si kecil akan merasa gembira saat mengalami sensasi rasa keras dari mainan balok kayu. Moms dan Dads juga bisa bermain bersama si kecil dengan menempelkan mainan yang dibuat dari berbagai jenis bahan ke pipinya. Katakan pada si kecil tekstur yang dirasakannya, apakah keras atau empuk.

 

Baca juga:

Buat Si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini

Melatih Kepekaan Panca Indra Si Kecil Melalui Permainan

Permainan Baru yang Bisa Dilakukan Bersama Si Kecil

 

2. Bermain di atas kaki 

a. Bermain di atas kaki Moms dan Dads

Tahan kedua ketiak si kecil dan naikkan ia ke atas kaki Moms dan Dads yang sedang duduk di kursi, lalu naik-turunkan kaki dengan perlahan, seperti permainan ucang-ucang angge yang biasa dimainkan oleh masyarakat Jawa Barat. Akan lebih mengasyikkan jika Moms dan Dads mengubah-ubah kekuatan gerakannya.

b. Berayun seperti naik jungkat-jungkit di atas tungkai kaki

Letakkan si kecil ke atas tungkai kaki Moms dan Dads yang sedang dalam posisi tidur telentang sambil menekuk kaki. Goyangkan sedikit kaki Moms dan Dads ke atas dan bawah seperti jungkat-jungkit. Tahan tubuh si kecil di bagian ketiaknya menggunakan tangan Moms dan Dads agar tetap aman dan ia merasa nyaman.

 

Variasi gerakan

a. Gendong dan pegang si kecil sambil menurunkannya ke belakang

Dari posisi menggendong, tahan bagian bawah tubuh si kecil dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menahan bagian punggung dan lehernya. Turunkan perlahan kepala si kecil ke arah belakang. Si kecil akan menikmati perubahan pada penglihatannya setelah diangkat ke posisi semula.

b. Pegang tangan si kecil dan bangunkan dari posisi tidur

Pegang lengan si kecil yang sedang dalam posisi tidur telentang, kemudian tarik bagian atas badannya ke arah atas dan kembalikan ke posisi asal secara perlahan. Lakukan hal ini secara berulang-ulang.

 

(Supervised by: Rumah Dandelion)

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan

Rumah Dandelion

Agstreid

Agstried Elisabeth M.Psi.

Agstried Elisabeth M.Psi., Psikolog

Agstried adalah salah satu co-founder Rumah Dandelion. Sebagai seorang psikolog pendidikan, Agstried memiliki minat yang besar terhadap pola pengasuhan pada usia dini dan kaitannya terhadap keberhasilan anak di kehidupan. Pengalaman di bidang pendidikan usia dini sebagai psikolog asosiat di beberapa sekolah internasional, ditambah pengalaman mengajar sebagai dosen membuat Agstried menyadari pentingnya pola pengasuhan di awal kehidupan dewasa, sehingga ia semakin ingin terjun ke bidang pendidikan anak usia dini. Agstried berfokus pada isu-isu kematangan sekolah dan kaitannya dengan berbagai isu perilaku di sekolah

Binky

Binky Paramitha I., M.Psi.

Binky Paramitha I., M.Psi., Psikolog

Binky adalah seorang Psikolog Pendidikan yang menyelesaikan masa studinya di Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi. Ia merupakan salah satu co-founder Rumah Dandelion. Selain itu, Binky juga seorang istri dan ibu dari dua anak. Dunia pendidikan dan anak-anak adalah dua dunia yang sangat ia cintai. Baginya, pendidikan adalah hal penting dan perlu dialami oleh setiap orang, dan masa anak-anak adalah masa yang paling banyak mendapat paparan pendidikan, baik formal maupun informal. Walaupun sebenarnya, pendidikan dapat kita peroleh sepanjang hayat, dari siapa pun dan dari mana pun.

Nadya

Nadya Pramesrani, M.Psi.

Nadya Pramesrani, M.Psi., Psikolog

Nadya merupakan psikolog klinik dewasa yang menyelesaikan studi profesinya di Universitas Indonesia. Ia telah berpraktik selama hampir 10 tahun dan banyak menangani kasus pernikahan, keluarga, persiapan menikah, dan kasus depresi serta gangguan emosi lainnya. Selain berpraktik, Nadya juga kerap menjadi narasumber untuk penulisan artikel di media-media digital dan mengisi acara talk show di televisi atau tanya jawab di radio. Dalam menangani kasus-kasus yang ada, Nadya kerap menggunakan prinsip-prinsip Cognitive Behavioral Therapy dan Solution Focused Brief Therapy. Ia juga memiliki memiliki latar belakang pendidikan untuk melakukan tes-tes psikologi terstandarisasi. Saat ini ia terdaftar sebagai anggota di Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan Himpunan Psikologi Indonesia.

Orissa

Orissa Anggita, M.Psi.

Orissa Anggita, M.Psi., Psikolog

Kesenangan dan kepedulian Orissa pada dunia anak-anak semakin menguat setelah ia menjalani profesi psikolog dan menjadi ibu. Ia lulus cum laude dari program magister Psikologi UI dan punya berbagai pengalaman sebagai guru, dosen, fasilitator pelatihan, dan pembicara seminar dengan topik seputar pendidikan, perkembangan anak, dan pengasuhan. Orissa terlibat dalam pendirian Rumah Dandelion karena ia percaya bahwa anak dapat berkembang optimal bila mendapat stimulasi yang tepat, dan bila orang tua mau senantiasa aktif memperluas wawasan, mengasah keterampilan pengasuhan, dan mengubah pola perilakunya bila perlu.

Dokter Spesialis Anak

Agstreid

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A.

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A., Dokter Anak

dr. Dimple menempuh pendidikan kedokteran serta program spesialis Ilmu Kesehatan Anak di Universitas Indonesia. Selain melakukan praktek di RSIA Bunda Menteng dan RS. Hermina Kemayoran, dr. Dimple juga membagikan informasi seputar kesehatan anak di media sosial lewat Instagram @happykids_id.

Binky

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A.

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A., Dokter Anak

dr. Putu merupakan dokter spesial anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya dengan pengalaman kerja di bidang kedokteran hampir 20 tahun. Sebelumnya ia juga pernah melakukan praktek di beberapa klinik anak. Pendidikan sarjana dan magisternya ia tempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan Komunikasi

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan

Usia 0 bulan
Berkomunikasi dengan si kecil yang baru lahir dapat dilakukan lewat suara atau sentuhan. Sentuhan dan suara yang lembut adalah langkah awal untuk membangun hubungan antara orangtua dengan si kecil.

426

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan Komunikasi

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan

Usia 1 bulan
Di awal kelahirannya, penting bagi Moms dan Dads untuk selalu memberikan stimulasi dan sentuhan pada si kecil. Ia akan sangat bergairah saat Moms dan Dads memberikan stimulasi pada penglihatan dan sentuhan pada tubuhnya.

636

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan Komunikasi

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan

Usia 3 bulan
Saat berinteraksi melalui permainan, Moms maupun Dads dan si kecil akan saling mengenal satu sama lain dan dapat bermain dengan ekspresif. Beberapa permainan ini bahkan dapat melatih respons si kecil.

500

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini Komunikasi

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini

Usia 2 bulan
Pada masa ini, si kecil akan menganggap bahwa bermain dengan menggerakan tangan dan kaki itu menyenangkan. Moms dan Dads bisa membuatnya lebih aktif lagi dengan permainan ini.

 

3853