Komunikasi

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan

Melatih Respons si Kecil Melalui Permainan

Bagikan Artikel ini

475

Saat berinteraksi melalui permainan, Moms maupun Dads dan si kecil akan saling mengenal satu sama lain dan dapat bermain dengan ekspresif.

 

Cara bermain bersama si kecil pada usia ini:

- Memainkan ekspresi sambil melakukan kontak langsung dengan si kecil

- Coba genggamkan barang yang lembut pada si kecil

- Buatlah si kecil merasakan gerakan lembut pada seluruh tubuhnya

 

1. Bermain dengan ekspresi

Si kecil akan semakin pintar dalam berekspresi. Jika ditimang ia akan semakin sering tertawa dan mengoceh. Ia juga akan memperlihatkan minat terhadap ekspresi dan sikap lawan bermainnya. Tampilkan ekspresi bahagia saat bermain dengannya. Melalui permainan ini, Moms dan Dads dapat menikmati senyuman si kecil yang semakin menggemaskan.

Bermain ekspresi dapat dilakukan dengan menggembungkan pipi atau menjulurkan lidah. Coba dekatkan wajah si kecil, kemudiah perlihatkan berbagai ekspresi lucu Moms dan Dads.

 

2. Permainan genggaman 

a. Gunakan bahan yang lembut seperti sapu tangan, kain kasa, atau handuk

Dekatkan ujung sapu tangan, kain kasa, atau handuk kecil ke arah tangan si kecil, buat agar ia menggenggamnya. Sesekali ajaklah ia bermain dengan menjauhkan benda-benda tersebut saat ia akan menggenggamnya, buat agar ia berusaha untuk menggapainya.

b. Gunakan benda-benda lain selain saputangan dan handuk

Coba juga buat si kecil menggenggam benda yang mudah digenggam selain saputangan atau handuk, seperti teether atau mainan kerincingan (rattle). Menggenggam dan mengepalkan tangan dapat melatih kekuatan jari si kecil ke depannya.

 

Variasi

Bermain tarik tambang bayi 

Permainan ini dapat Moms dan Dads lakukan dengan menarik ujung lain saputangan, kain kasa, atau handuk yang sedang digenggam si kecil. Berikan beberapa variasi kekuatan tarikan, sesekali agak kuat dan sesekali agak lemah.

 

Baca juga:

Buat Si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini

Melatih Kepekaan Panca Indra Si Kecil Melalui Permainan

Permainan Baru yang Bisa Dilakukan Bersama Si Kecil

 

3. Bermain sambil mengangkat si kecil

a. Buat si kecil merasakan pergerakan pada badannya

Bila leher si kecil sudah kuat, mulailah bermain dengan permainan yang dapat menggerakkan tubuhnya. Saat melakukan permainan ini, Moms dan Dads dapat menggerakkan tubuh si kecil dengan perlahan dan lembut. Permainan ini bertujuan agar si kecil menaruh minat pada pergerakan badannya, serta membuat si kecil lebih peka terhadap bagian-bagian di tubuhnya sendiri.

b. Angkat si kecil sampai setinggi wajah Moms dan Dads

Angkat si kecil dengan menopangnya dengan baik di bagian bawah ketiaknya, kemudian secara perlahan angkat ia hingga setinggi posisi wajah Moms dan Dads. Lakukan hal ini dengan hati-hati dan perlahan.

 

Variasi

Berikan beberapa variasi gerakan, secara horizontal maupun vertikal 

Lakukan hal ini dengan menggerakan lengan Moms dan Dads yang sedang menggendong si kecil ke kanan dan kiri secara perlahan, atau dengan berjongkok lalu berdiri kembali tanpa menggerakkan lengan yang sedang menggendongnya. Hal ini sebaiknya dilakukan secara perlahan dan hati-hati, tak perlu terlalu kencang.

 

4. Ajak si kecil berjalan santai

a. Melatih panca indra si kecil sambil memperlihatkan pemandangan kepadanya

Jalan-jalan bersama si kecil sangat direkomendasikan, terutama saat pagi hari, karena cuacanya lebih nyaman. Sesekali, Moms dan Dads bisa menggendongnya dengan posisi mengarah ke depan guna memperluas pandangannya, sehingga ia dapat melihat sekelilingnya dengan sesuka hati.

b. Ajak si kecil bercakap-cakap sambil memperhatikan bunyi-bunyian

Lakukan percakapan secara alami sambil memperlihatkan berbagai macam hal kepada si kecil. Usia 3 bulan adalah masa di mana si kecil mulai tertarik akan bunyi-bunyian, jadi ajaklah ia berbicara sambil memperhatikan bunyi-bunyian yang terdengar saat mengajaknya jalan-jalan. Misalnya, suara burung di pohon, atau suara kendaraan yang lewat.

 

(Supervised by: Rumah Dandelion)

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan

Rumah Dandelion

Agstreid

Agstried Elisabeth M.Psi.

Agstried Elisabeth M.Psi., Psikolog

Agstried adalah salah satu co-founder Rumah Dandelion. Sebagai seorang psikolog pendidikan, Agstried memiliki minat yang besar terhadap pola pengasuhan pada usia dini dan kaitannya terhadap keberhasilan anak di kehidupan. Pengalaman di bidang pendidikan usia dini sebagai psikolog asosiat di beberapa sekolah internasional, ditambah pengalaman mengajar sebagai dosen membuat Agstried menyadari pentingnya pola pengasuhan di awal kehidupan dewasa, sehingga ia semakin ingin terjun ke bidang pendidikan anak usia dini. Agstried berfokus pada isu-isu kematangan sekolah dan kaitannya dengan berbagai isu perilaku di sekolah

Binky

Binky Paramitha I., M.Psi.

Binky Paramitha I., M.Psi., Psikolog

Binky adalah seorang Psikolog Pendidikan yang menyelesaikan masa studinya di Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi. Ia merupakan salah satu co-founder Rumah Dandelion. Selain itu, Binky juga seorang istri dan ibu dari dua anak. Dunia pendidikan dan anak-anak adalah dua dunia yang sangat ia cintai. Baginya, pendidikan adalah hal penting dan perlu dialami oleh setiap orang, dan masa anak-anak adalah masa yang paling banyak mendapat paparan pendidikan, baik formal maupun informal. Walaupun sebenarnya, pendidikan dapat kita peroleh sepanjang hayat, dari siapa pun dan dari mana pun.

Nadya

Nadya Pramesrani, M.Psi.

Nadya Pramesrani, M.Psi., Psikolog

Nadya merupakan psikolog klinik dewasa yang menyelesaikan studi profesinya di Universitas Indonesia. Ia telah berpraktik selama hampir 10 tahun dan banyak menangani kasus pernikahan, keluarga, persiapan menikah, dan kasus depresi serta gangguan emosi lainnya. Selain berpraktik, Nadya juga kerap menjadi narasumber untuk penulisan artikel di media-media digital dan mengisi acara talk show di televisi atau tanya jawab di radio. Dalam menangani kasus-kasus yang ada, Nadya kerap menggunakan prinsip-prinsip Cognitive Behavioral Therapy dan Solution Focused Brief Therapy. Ia juga memiliki memiliki latar belakang pendidikan untuk melakukan tes-tes psikologi terstandarisasi. Saat ini ia terdaftar sebagai anggota di Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan Himpunan Psikologi Indonesia.

Orissa

Orissa Anggita, M.Psi.

Orissa Anggita, M.Psi., Psikolog

Kesenangan dan kepedulian Orissa pada dunia anak-anak semakin menguat setelah ia menjalani profesi psikolog dan menjadi ibu. Ia lulus cum laude dari program magister Psikologi UI dan punya berbagai pengalaman sebagai guru, dosen, fasilitator pelatihan, dan pembicara seminar dengan topik seputar pendidikan, perkembangan anak, dan pengasuhan. Orissa terlibat dalam pendirian Rumah Dandelion karena ia percaya bahwa anak dapat berkembang optimal bila mendapat stimulasi yang tepat, dan bila orang tua mau senantiasa aktif memperluas wawasan, mengasah keterampilan pengasuhan, dan mengubah pola perilakunya bila perlu.

Dokter Spesialis Anak

Agstreid

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A.

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A., Dokter Anak

dr. Dimple menempuh pendidikan kedokteran serta program spesialis Ilmu Kesehatan Anak di Universitas Indonesia. Selain melakukan praktek di RSIA Bunda Menteng dan RS. Hermina Kemayoran, dr. Dimple juga membagikan informasi seputar kesehatan anak di media sosial lewat Instagram @happykids_id.

Binky

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A.

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A., Dokter Anak

dr. Putu merupakan dokter spesial anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya dengan pengalaman kerja di bidang kedokteran hampir 20 tahun. Sebelumnya ia juga pernah melakukan praktek di beberapa klinik anak. Pendidikan sarjana dan magisternya ia tempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan Komunikasi

Berkomunikasi dengan si Kecil Lewat Suara dan Sentuhan

Usia 0 bulan
Berkomunikasi dengan si kecil yang baru lahir dapat dilakukan lewat suara atau sentuhan. Sentuhan dan suara yang lembut adalah langkah awal untuk membangun hubungan antara orangtua dengan si kecil.

394

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan Komunikasi

Berikan Stimulasi untuk Penglihatan dan Kepekaan si Kecil terhadap Sentuhan

Usia 1 bulan
Di awal kelahirannya, penting bagi Moms dan Dads untuk selalu memberikan stimulasi dan sentuhan pada si kecil. Ia akan sangat bergairah saat Moms dan Dads memberikan stimulasi pada penglihatan dan sentuhan pada tubuhnya.

604

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini Komunikasi

Buat si Kecil Lebih Aktif dengan 4 Permainan Ini

Usia 2 bulan
Pada masa ini, si kecil akan menganggap bahwa bermain dengan menggerakan tangan dan kaki itu menyenangkan. Moms dan Dads bisa membuatnya lebih aktif lagi dengan permainan ini.

 

3798

Melatih Kepekaan Panca Indra si Kecil Melalui Permainan Komunikasi

Melatih Kepekaan Panca Indra si Kecil Melalui Permainan

Usia 4 bulan
Di usia ini si kecil mulai menunjukkan minat terhadap sekelilingnya. Minat ini muncul dari rangsangan melalui indra penglihatan, pendengaran, dan peraba.

6174