Tumbuh Kembang Anak

Dukung si Kecil Bereksplorasi dengan Cara Ini

Dukung si Kecil Bereksplorasi dengan Cara Ini

Bagikan Artikel ini

1254

Di usia ini, si kecil mulai banyak bereksplorasi di lingkungannya. Melalui interaksi dengan sekitar, ia akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih kaya. Moms dan Dads bisa terus menstimulasi si kecil dengan berbagai kegiatan menarik.

 

Ketika memasuki usia 13 bulan, si kecil tertarik untuk menjelajah dan mengeksplorasi lingkungan. Pada usia 13 bulan inilah si kecil mulai memerlukan ruang gerak yang lebih leluasa. Moms dan Dads tidak usah terlalu khawatir apabila pada usianya ini si kecil sering mengalami insiden-insiden kecil, seperti terjatuh ketika belajar berjalan, tersandung, atau terantuk perabotan rumah tangga yang ada. Justru dari “kecelakaan-kecelakaan kecil” seperti ini ia akan lebih mengenal kemampuan diri dan kondisi lingkungannya.

 

Untuk menghindarkan si kecil dari rasa bosan, Moms dan Dads bisa mengajaknya ke tempat terbuka seperti taman atau kebun sehingga si kecil bisa mengeksplorasi lingkungan yang sedang dimulainya. Dengan mengajaknya ke tempat terbuka, ia akan mendapatkan kesempatan lebih untuk mengembangkan kemampuan motorik dan kemampuan sosialnya, serta meningkatkan kesehatan mentalnya. Ajaklah si kecil untuk bertelanjang kaki di atas rumput dan merasakan sensasinya. Moms dan Dads juga bisa memberikan mainan berupa bola dan mengajak si kecil bermain bersama di taman.

 

Ketika Moms dan Dads mengajak si kecil bermain di luar ruangan, maka ia akan mengenal banyak hal melalui eksplorasi alam. Mula-mula si kecil akan memiliki rasa ingin tahu terhadap suatu hal baru yang ada di sekitarnya, misalnya ketika ia melihat daun maka Moms dan Dads bisa ajarkan padanya bahwa benda tersebut bernama daun. Di tahap inilah Moms dan Dads mulai bisa memperkenalkan satu per satu kosakata baru dengan menunjukkan langsung bentuk, warna, dan tekstur bendanya pada si kecil. Dengan cara ini, perbendaharaan kata si kecil pun kian bertambah.

 

Baca juga: 

Permainan untuk Menstimulasi Tumbuh Kembang Aspek Kognitif Si Kecil

Pergerakan Si Kecil Semakin Aktif, Kepribadiannya Pun Semakin Berkembang

Ide Permainan untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Si Kecil

 

Kegiatan eksplorasi lingkungan dengan cara bermain di luar ruangan ini cukup efektif untuk membantu si kecil tidak hanya mengembangkan kemampuan motorik kasarnya, tetapi juga meningkatkan kemampuan berbahasanya. Oleh karena itu, Moms dan Dads jangan bosan untuk mengajarkan si kecil kosakata baru yang mudah diucapkan. Ajaklah ia untuk mengobrol dan berinteraksi ketika sedang bermain di luar ruangan, dan jangan lupa berikan pujian padanya apabila ia berhasil mengucapkan satu kosakata baru dengan benar.

Sumber:

http://www.communityplaythings.com/resources/articles/2016/infants-and-nature

http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2444866416301234

http://raisingchildren.net.au/articles/outdoor_play.html/context/241

 

(Supervised by: Rumah Dandelion)

Bagikan Artikel ini

Akses ke Konten Edukasi Kodomo Challenge

Gratis Badge

Dapatkan Aktivitas Edukasi dan Video Edukasi yang dapat digunakan untuk menstimulus Si Kecil berkomunikasi, mengajarkan kebiasaan hidup, rasa percaya diri dan masih banyak lagi. Dapatkan secara GRATIS dan dapat diakses kapan saja. Daftar sekarang dan nikmati fasilitas FREE TRIAL dari Kodomo Challenge.

Free Trial Permainan

Rumah Dandelion

Agstreid

Agstried Elisabeth M.Psi.

Agstried Elisabeth M.Psi., Psikolog

Agstried adalah salah satu co-founder Rumah Dandelion. Sebagai seorang psikolog pendidikan, Agstried memiliki minat yang besar terhadap pola pengasuhan pada usia dini dan kaitannya terhadap keberhasilan anak di kehidupan. Pengalaman di bidang pendidikan usia dini sebagai psikolog asosiat di beberapa sekolah internasional, ditambah pengalaman mengajar sebagai dosen membuat Agstried menyadari pentingnya pola pengasuhan di awal kehidupan dewasa, sehingga ia semakin ingin terjun ke bidang pendidikan anak usia dini. Agstried berfokus pada isu-isu kematangan sekolah dan kaitannya dengan berbagai isu perilaku di sekolah

Binky

Binky Paramitha I., M.Psi.

Binky Paramitha I., M.Psi., Psikolog

Binky adalah seorang Psikolog Pendidikan yang menyelesaikan masa studinya di Universitas Indonesia, Fakultas Psikologi. Ia merupakan salah satu co-founder Rumah Dandelion. Selain itu, Binky juga seorang istri dan ibu dari dua anak. Dunia pendidikan dan anak-anak adalah dua dunia yang sangat ia cintai. Baginya, pendidikan adalah hal penting dan perlu dialami oleh setiap orang, dan masa anak-anak adalah masa yang paling banyak mendapat paparan pendidikan, baik formal maupun informal. Walaupun sebenarnya, pendidikan dapat kita peroleh sepanjang hayat, dari siapa pun dan dari mana pun.

Nadya

Nadya Pramesrani, M.Psi.

Nadya Pramesrani, M.Psi., Psikolog

Nadya merupakan psikolog klinik dewasa yang menyelesaikan studi profesinya di Universitas Indonesia. Ia telah berpraktik selama hampir 10 tahun dan banyak menangani kasus pernikahan, keluarga, persiapan menikah, dan kasus depresi serta gangguan emosi lainnya. Selain berpraktik, Nadya juga kerap menjadi narasumber untuk penulisan artikel di media-media digital dan mengisi acara talk show di televisi atau tanya jawab di radio. Dalam menangani kasus-kasus yang ada, Nadya kerap menggunakan prinsip-prinsip Cognitive Behavioral Therapy dan Solution Focused Brief Therapy. Ia juga memiliki memiliki latar belakang pendidikan untuk melakukan tes-tes psikologi terstandarisasi. Saat ini ia terdaftar sebagai anggota di Ikatan Psikolog Klinis Indonesia dan Himpunan Psikologi Indonesia.

Orissa

Orissa Anggita, M.Psi.

Orissa Anggita, M.Psi., Psikolog

Kesenangan dan kepedulian Orissa pada dunia anak-anak semakin menguat setelah ia menjalani profesi psikolog dan menjadi ibu. Ia lulus cum laude dari program magister Psikologi UI dan punya berbagai pengalaman sebagai guru, dosen, fasilitator pelatihan, dan pembicara seminar dengan topik seputar pendidikan, perkembangan anak, dan pengasuhan. Orissa terlibat dalam pendirian Rumah Dandelion karena ia percaya bahwa anak dapat berkembang optimal bila mendapat stimulasi yang tepat, dan bila orang tua mau senantiasa aktif memperluas wawasan, mengasah keterampilan pengasuhan, dan mengubah pola perilakunya bila perlu.

Dokter Spesialis Anak

Agstreid

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A.

dr. Dimple G. Nagrani Sp. A., Dokter Anak

dr. Dimple menempuh pendidikan kedokteran serta program spesialis Ilmu Kesehatan Anak di Universitas Indonesia. Selain melakukan praktek di RSIA Bunda Menteng dan RS. Hermina Kemayoran, dr. Dimple juga membagikan informasi seputar kesehatan anak di media sosial lewat Instagram @happykids_id.

Binky

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A.

dr. AAA. Putu Indah Pratiwi, Sp. A., Dokter Anak

dr. Putu merupakan dokter spesial anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya dengan pengalaman kerja di bidang kedokteran hampir 20 tahun. Sebelumnya ia juga pernah melakukan praktek di beberapa klinik anak. Pendidikan sarjana dan magisternya ia tempuh di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Momen Pertama Moms & Dads Bersama Si Kecil Tumbuh Kembang Anak

Momen Pertama Moms & Dads Bersama Si Kecil

Usia 0 bulan
ASI merupakan sumber gizi utama bagi si kecil di masa awal kelahirannya. Maka dari itu, ia akan banyak menghabiskan waktunya untuk menyusu.

598

Pertambahan Berat dan Tinggi si Kecil di Bulan Pertamanya Tumbuh Kembang Anak

Pertambahan Berat dan Tinggi si Kecil di Bulan Pertamanya

Usia 1 bulan
Seiring bertambahnya usia, fisik si kecil akan semakin berkembang. Memasuki usia 1 bulan, tingginya akan bertambah 6-7 cm dan berat badannya akan bertambah 1-2 kg dibanding saat lahir.

531

Si Kecil Cepat Menyerap Stimulus dan Mulai Memberikan Reaksi Tumbuh Kembang Anak

Si Kecil Cepat Menyerap Stimulus dan Mulai Memberikan Reaksi

Usia 2 bulan
Memasuki usia 2 bulan, si kecil mulai pandai mengekspresikan perasaannya ketika merasa senang. Ia akan memberikan reaksi terhadap stimulus yang diterimanya.

572

Si Kecil Semakin Pandai Bergerak dan Merespons Stimulus Tumbuh Kembang Anak

Si Kecil Semakin Pandai Bergerak dan Merespons Stimulus

Usia 3 bulan
Memasuki bulan ketiga, kemampuan motorik kasar si kecil pun semakin berkembang seiring pertumbuhan badannya. Apabila ditelungkupkan, si kecil mulai bisa mengangkat kepalanya dengan tegak dan menahan badannya dengan lengan.

617