Program Edukasi kodomo Challenge

Kodomo Challenge

Kodomo Challenge adalah program edukasi berlangganan dengan tema berbeda setiap bulannya.

Lihat selengkapnya
Program Edukasi kodomo Challenge

Video Edukasi

Tonton video Shimajiro, teman bermain dan belajar si kecil, yang akan mengajak si kecil berpetualang dan belajar hal baru setiap harinya

Lihat selengkapnya
Program Edukasi kodomo Challenge

Parenting

Kodomo Challenge membantu Moms & Dads sebagai orang tua dalam memberikan stimulasi yang mendukung tumbuh kembang si kecil

Lihat selengkapnya
Konten Edukasi kodomo Challenge

Member Eksklusif

Konten DVD eksklusif, hanya untuk yang berlangganan Kodomo Challenge

Lihat selengkapnya

Penawaran Terbaru

Coba Dulu Kodomo Challenge
Kontrak Kodomo Challenge Selama 12 Bulan

Kodomo Challenge Siap Dukung Tumbuh Kembang si Kecil!

Dengan tema pembelajaran yang terintegrasi dari beberapa media, Kodomo Challenge akan berikan stimulasi kognitif dan motorik untuk dukung si kecil agar tumbuh jadi anak berkepribadian kuat, mandiri, dan cerdas!

Sebelum 5 Juli Edisi Juli

Toddler 1 - 2 tahun

Playgroup 2 - 3 tahun

Hop 3 - 5 tahun

* 3 bulan kontrak tidak dapat dicicil | ** Pada kontrak 12 bulan, di bulan pertama akan dikenakan deposit Rp 528.000

Pilih Kategori Usia Anak

Tentukan kategori usia anak berdasarkan tanggal lahir dan dapatkan informasi lebih lanjut tentang program Kodomo Challenge untuk si kecil!

Dapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge

Kodomo Challenge Free Trial Kit Toddler

Toddler Trial Kit

Kodomo Challenge Free Trial Kit Playgroup

Playgroup Trial Kit

Kodomo Challenge Free Trial Kit Hop

Hop Trial Kit

Ingin ajak si kecil mencoba paket edukasi Kodomo Challenge dulu di rumah?
Daftar ke Shimajiro Club dan dapatkan trial kit Kodomo Challenge, gratis!

Coba Gratis
Psikolog Pendidikan Rumah Dandelion Agstried Elisabeth

Agstried Elisabeth M.Psi.,

Psikolog Pendidikan, Co-Founder Rumah Dandelion

KATA AHLI: PENTINGNYA MASA GOLDEN AGE BAGI ANAK

Lima tahun pertama adalah "Golden Age" bagi perkembangan anak. Lingkungan positif dan stimulasi menjadi sangat penting karena pengalaman ini akan punya pengaruh yang besar. menurut penelitian, 90% perkembangan otak berlangsung pada 5 tahun pertama, dan 50 % nya terjadi di 3 tahun pertama. Oleh karena itu, pengalaman bermakna dan kaya pengetahuan sangat penting di 5 tahun pertama.

Psikolog Pendidikan Rumah Dandelion Orissa Anggita Rinjani

Orissa Anggita Rinjani, M.Psi, Psi

Psikolog Pendidikan, Co-Founder Rumah Dandelion

KATA AHLI: YANG HARUS DIBERIKAN DI MASA GOLDEN AGE

Tantangan dan kesempatan belajar yang sesuai dengan usia penting untuk diberikan agar anak dapat terus mengembangkan kemampuannya. Anak yang berhasil mengembangkan kemampuan dan menguasai keahlian tertentu, seperti lepas dari popok dan lulus toilet training akan meningkatkan kepercayaan dirinya dalam mencoba berbagai hal baru dan mengeksplor lingkungannya.

Ketua Asosiasi Guru PAUD Dr. Sofia Hartati

Dr. Sofia Hartati., M.Si

Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD

KATA AHLI: MEMILIH MAINAN YANG TEPAT DI MASA GOLDEN AGE

Orang tua harus memperhatikan permainan yang dibutuhkan anak pada masa golden age. Masa golden age tidak boleh terlewatkan karena ini betul-betul merupakan periode yang sangat kritis, di mana kita harus memberikan beragam stimulasi lewat permainan, buku cerita, dan materi edukasi lainnya.

Ketua Asosiasi Guru PAUD Dr. Sofia Hartati

Dr. Margaretha

Dokter Spesialis Anak

KATA AHLI: SAAT PENTING OPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG ANAK SAAT GOLDEN AGE

Setiap orangtua pasti mengharapkan buah hatinya mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang baik dan optimal. Saat paling penting mengoptimalkan tumbuh kembang anak yaitu pada periode emasnya (golden age), usia 0-5 tahun. Selain faktor genetik, nutrisi dan lingkungan, stimulasi berperan penting selama periode emas si kecil.

Ketua Asosiasi Guru PAUD Dr. Sofia Hartati

Roslina Verauli

Psikolog Klinis Anak, Remaja & Keluarga

KATA AHLI: KEGIATAN BERMAIN MEMILIKI DAMPAK PADA PROSES BELAJAR ANAK DI MASA GOLDEN AGE

Pada usia 0-6 tahun, adalah usia bermain anak atau bisa disebut play years. Semua kegiatan bermain memiliki dampak pada proses belajar dan di semua aspek tumbuh kembang anak, baik aspek fisik, sensor motorik, kognitif, bahasa, pemahaman moral hingga emosi sosial. Melalui kegiatan bermain, anak-anak belajar konsep-konsep matematika dasar seperti berat ringan, banyak sedikit, satu potong, setengah potong (2-3).